Sektor Properti Melesat 2,93%, IHSG Ditutup Menguat 1,41% pada Sesi I

Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Indeks sektor properti (IDXPROPERT) mencatat penguatan tertinggi di antara indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (21/7), setelah melonjak 2,93 persen. Penguatan sektor properti bersama kenaikan sembilan indeks sektoral lainnya mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,41 persen ke level 6.319.

Berdasarkan data perdagangan BEI untuk Sesi I, penguatan IDXPROPERT ditopang kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar di sektor properti. Seperti BSDE sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXPROPERT meningkat 1,72 persen ke level Rp590, sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai Rp12,4 triliun.

Sementara itu, CTRA dengan market cap sebesar Rp10,7 triliun mengalami kenaikan 1,75 persen ke level Rp580. Secara persentase, peningkatan harga saham tertinggi yang ikut mendorong penguatan indeks sektor properti dan IHSG adalah MPRO (+17,2%) dan ELTY (+8%).

Setelah sektor properti, IDXENERGY tercatat menguat 2,75 persen, terutama didukung kenaikan tertinggi pada DEWA (+9,5%) dan DSSA (+8,6%). Lalu disusul IDXBASIC yang naik 2,37 persen, dengan peningkatan tertinggi pada saham ALKA (+13,7%) dan OBMD (+8,7%).

Indeks sektor teknoligi (IDXTECHNO) meningkat 2,06 persen, terutama didukung kenaikan tertinggi pada MLPT (+25%) atau mengalami ARA dan TRON (+16,2%). Berikutnya adalah IDXINFRA yang menguat 1,96 persen, lantaran adanya dorongan dari kenaikan saham ARKO (+14,8%) dan CDIA (+7,5%).

Sektor industri IDXINDUST menguat 1,67 persen, dengan kenaikan tertinggi pada GPSO (+14%) dan SINI (+10%) atau mengalami ARA. Sementara itu, IDXCYCLIC meningkat 0,8 persen, dengan kenaikan tertinggi pada JGLE (+18%) dan MDIA (+14,1%). IDXTRANS tercatat meningkat 0,51 persen, saham yang mengalami kenaikan tertinggi adalah TAXI (+8,3%) dan MIRA (+5%).

Adapun indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,46%, dengan kenaikan tertinggi pada TIFA (+20,5%) dan LPPS (+7,7%), sedangkan IDXNONCYC juga tercatat menguat 0,46 dan saham yang mengalami peningkatan harga tertinggi adalah AGAR (+24,8%) atau mencatatkan ARA dan BEEF (+15,6%).

Pada sisi lain, IDXHEALTH menjadi satu-satunya indeks sektoral yang ditutup melemah, setelah melorot 1,39 persen. Pelemahan sektor kesehatan salah satunya dipengaruhi terkoreksinya sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar, seperti KLBF yang mennurun 3,25 persen ke level 745, sehingga market cap-nya menjadi Rp34,8 triliun.

Selain itu, saham HEAL juga terpantau merosot 2,26 persen ke level 865, dengan market cap menjadi Rp13,2 triliun. Adapun saham indeks sektor Kesehatan yang mengalami penurunan paling dalam adalah PRDL (-7,8%) dan RSGK (-5,3%). (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top