Dibayangi Tekanan Sektor Industri, IHSG Ditutup Turun 0,3% ke Level 6.315

Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Indeks sektor industri (IDXINDUST) menjadi sektor dengan pelemahan terdalam pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7), sehingga membayangi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akhirnya ditutup menurun 0,3 persen ke level 6.315. Berbanding terbalik, indeks sektor properti (IDXPROPERT) justru memimpin penguatan sektoral setelah melesat 3,13 persen.

Berdasarkan data dari aplikasi IPOT, IDXPROPERT tercatat melonjak 3,13 persen, yang penguatan tersebut ditopang 35 saham yang menguat, sedangkan 19 saham melemah dan ada 22 saham ditutup stagnan. Pendorong utama penguatan adalah MPRO yang melonjak hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) dengan kenaikan 19,65 persen.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp137 triliun, MPRO menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan indeks sektor properti. Sementara itu, penguatan terbesar kedua di sektor ini dibukukan oleh WINR yang juga mencatatkan ARA dengan kenaikan sebesar 10 persen.

Pada posisi berikutnya, indeks sektor barang konsumsi primer (IDXNONCYC) menguat 1,56 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham BEEF (+10,7%) dan OILS yang mengalami ARA (+9,2%). Indeks sektor energi (IDXENERGY) turut mencatatkan penguatan 1,52 persen, dengan peningkatan tertinggi pada BUMI (+11,3%) dan TAMU mengalami ARA (+10%).

Kinerja positif juga ditunjukkan indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang naik 1,33 persen, dengan peningkatan tertinggi pada saham LOPI yang mengalami ARA (+10%) dan HATM (+9,8%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menguat 0,71 persen, dengan kenaikan tertinggi pada MLPT (+9,8%) dan CASH (+7,6%).

Adapun indeks sektor bahan baku (IDXBASIC) mengalami kenaikan 0,23 persen, dengan peningkatan tertinggi pada saham ALKA (+14,6%) dan KMTR (+7,8%). Penguatan paling tipis terjadi di indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) atau 0,05 persen, dengan peningkatan harga saham tertinggi pada TAMA (+9,1%) dan ARKO (+8,6%).

Di sisi lain, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat menurun 0,1 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada dua saham anyar, yakni PRDL (-5,6%) dan EMMI (-2,8%). Pelemahan juga terjadi pada indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) yang menurun 0,89 persen, dengan pelemahan paling besar pada ASMI (-5,3%) dan BEKS (-4,5%).

Indeks sektor barang konsumsi non-primer (IDXCYCLIC) melemah 1,16 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham SWID (-11,9%) dan FORU (-6,9%). Sektor dengan kinerja terburuk pada perdagangan hari ini adalah indeks sektor industri (IDXINDUST) yang merosot 1,32 persen, dengan koreksi terdalam pada HOPE (-9,4%) dan BNBR (-6,1%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top