Sektor Properti dan Energi Jadi Kontributor Utama Pengungkit IHSG ke 6.430

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan 1,51 persen ke level 6.430 pada penutupan perdagangan Sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7). Di balik penguatan tersebut, seluruh 11 indeks sektoral ditutup di zona hijau dengan indeks sektor properti (IDXPROPERT) memimpin kenaikan dan diikuti indeks sektor energi (IDXENERGY).

Berdasarkan data perdagangan saham Sesi I di BEI, kinerja indeks sektoral menunjukkan broad-based rally (penguatan yang berlangsung merata), dengan sektor properti, energi, teknologi, bahan baku dan perindustrian menjadi motor utama penggerak pasar pada sesi pertama perdagangan hari ini.

Pada penutupan Sesi I, IDXPROPERT menjadi indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi setelah melonjak 4,46 persen ke level 828, terutama didukung saham-saham berkapitalisasi pasar yang besar. Saham BSDE sebagai pemilik market cap terbesar di sektor property mengalami kenaikan 3,42 persen ke level Rp605 per saham, dengan market cap Rp12,8 triliun.

Selain BSDE, penguatan juga terjadi pada CTRA sebesar 3,45 persen ke level Rp600 per saham dengan market cap sebesar Rp11,1 triliun. Secara persentase, saham yang mengalami kenaikan tertinggi di sektor properti adalah MPRO yang mengalami ARA (+19,7%) dan WINR yang juga mengalami ARA (+10%).

Posisi kedua ditempati indeks sektor energi (IDXENERGY) yang menguat 4,32 persen yang didukung oleh sejumlah emiten berkapitalisasi pasar jumbo, dipimpin BREN dengan kenaikan 2,43 persen ke level 3.800 dan BYAN menguat 1,25 persen ke level 12.150. Secara persentase, peningkatan harga tertinggi di sektor ini terjadi pada BUMI (+15,5%) dan CUAN (+13,2%).

Sementara itu, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) meningkat 2,84 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham MLPT yang mengalami ARA (+24,9%) dan MCAS (+9,2%). Lalu diikuti indeks sektor bahan baku (IDXBASIC) yang menguat 2,71 persen, dengan penguatan tertinggi dialami KMTR (+17,4%) dan DAAZ (+9,8%).

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) meningkat 2,36 persen, yang didukung saham dengan kenaikan tertinggi pada SINI (+9,7%) atau mengalami ARA dan SMIL (+8,2%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 2,21 persen, dengan kenaikan tertinggi pada RLCO (+14,5%) dan FORE (+9,4%).

Selanjutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 1,93 persen, dengan peningkatan tertinggi pada LOPI yang mengalami ARA (+10%) dan RCCC juga mengalami ARA (+9,4%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 1,58 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada MANG yang mengalami ARA (+9,8%) dan ARKO (+7,1%).

Pada sisi lain, indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) ditutup menguat 1,02 persen, dengan kenaikan paling tinggi pada ZATA (+20,9%) dan ENAK (+20,5%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) naik 0,22 persen, dengan kenaikan tertinggi pada COIN (+7,7%) dan TRIM (+6,2%). Lalu sektor kesehatan (IDXHEALTH) menguat 0,11 persen, dengan peningkatan tertinggi pada PYFA (+7,7%) dan DGNS (4,3%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top