
RollingStock.ID – Dua transaksi crossing saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menjadi faktor utama yang mendorong net foreign sell (all market) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak menjadi Rp1,22 triliun pada perdagangan kemarin (23/7).
Berdasarkan data IDX, investor asing membukukan nilai pembelian (foreign buy) sebesar Rp5,85 triliun dan nilai penjualan (foreign sell) sebesar Rp7,08 triliun di seluruh pasar yang meliputi pasar reguler, pasar negosiasi dan pasar tunai. Dengan demikian, investor asing mencatat net foreign sell sebesar Rp1,22 triliun.
Nilai net foreign sell tersebut jauh lebih besar dibandingkan net foreign sell di pasar reguler yang hanya mencapai Rp712,2 miliar. Selisih sebesar Rp512 miliar tersebut terutama berasal dari transaksi negosiasi, yang didominasi oleh crossing saham NSSS dan MORA.
Data perdagangan di pasar negosiasi menunjukkan sebanyak 810 juta saham NSSS berpindah tangan dengan nilai Rp307,8 miliar. Seluruh transaksi ini tercatat sebagai foreign sell sebanyak 810 juta saham yang seluruhnya dibeli investor domestik (domestic buy).
Selain NSSS, saham MORA juga mencatat transaksi crossing sebanyak 14,3 juta saham berpindah tangan dengan nilai Rp104,39 miliar. Sama seperti NSSS, seluruh transaksi tersebut berasal dari foreign sell yang sepenuhnya dibeli oleh investor domestik.
Dengan demikian, total crossing pada NSSS dan MORA mencapai 824,3 juta saham senilai Rp412,19 miliar, yang seluruhnya merupakan perpindahan kepemilikan dari investor asing kepada investor domestik. Nilai transaksi tersebut berkontribusi signifikan terhadap lonjakan net foreign sell investor asing di seluruh pasar.
Harga transaksi crossing NSSS dilakukan pada level Rp380 per saham atau jauh di bawah harga penutupan perdagangan kemarin di pasar reguler Rp810 per saham. Sementara itu, crossing MORA dieksekusi pada harga Rp7.300 per saham atau lebih tinggi dibandingkan harga penutupan kemarin di pasar reguler sebesar Rp6.350 per saham.
Sejalan dengan transaksi tersebut, berdasarkan data perdagangan saham di BEI kemarin, top net foreign sell di seluruh pasar (all market) adalah BBCA mencapai Rp484,3 miliar, TPIA sebesar Rp367,8 miliar, NSSS sebesar Rp307 miliar, ASII senilai Rp130,2 miliar dan MORA senilai Rp104,7 miliar.
Sementara itu, top net foreign sell di pasar reguler dipimpin BBCA mencapai Rp484,3 miliar, TPIA sebesar Rp367,8 miliar, ASII sebesar Rp130,2 miliar, BBRI senilai Rp98,4 miliar dan DSSA senilai Rp89,7 miliar. Berbeda dengan data All Trade, NSSS dan MORA tidak masuk dalam lima besar net foreign sell di pasar reguler.
Adapun top net foreign sell di pasar nego, NSSS menjadi saham dengan net foreign sell terbesar mencapai Rp307,8 miliar, disusul MORA sebesar Rp104,3 miliar, MKPI sebesar Rp73 miliar, GOTO senilai Rp20,8 miliar dan HELI senilai Rp14,5 miliar. Dominasi transaksi crossing pada NSSS dan MORA tersebut menjadi faktor utama yang mengerek nilai net foreign sell di seluruh pasar. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
