
RollingStock.ID – Tekanan jual masih mendominasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan Sesi I Jumat (24/7). Seluruh 11 indeks sektoral ditutup di zona merah, seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,75 persen ke level 6.204.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) dan sektor bahan baku (IDXBASIC), sementara itu sektor teknologi (IDXTECHNO) dan kesehatan (IDXHEALTH) menjadi dua sektor yang mengalami koreksi terbatas.
Sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah melorot 3,22 persen ke level 910. Pelemahan IDXCYCLIC dipengaruhi koreksi saham-saham berkapitalisasi pasar besar. VKTR sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini mencapai Rp33,6 triliun, harga sahamnya anjlok 4,94 persen.
Selain VKTR, saham MAPI dengan market cap terbesar kedua senilai Rp24,8 triliun, mengalami penurunan harga saham sebesar 1,32 persen. Secara persentase penurunan harga paling dalam, kejatuhan IDXCYCLIC akibat adanya tekanan dari saham KOTA (-9,9%) dan VIVA yang mengalami ARB (-9,8%).
Indeks sektoral yang mengalami penurunan terdalam berikutnya adalah sektor bahan baku (IDXBASIC) yang melorot 3,12 persen, dengan koreksi paling tajam terjadi pada saham EPAC (-7,7%) dan ALDO (-7,7%). Lalu diikuti sektor energi (IDXENERGY) yang terperosok 2,65 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada GTSI (-8%) dan CUAN (-7,3%).
Selanjutnya, sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) merosot 2,59 persen, dengan penurunan terdalam pada saham MIRA (-8,7%) dan ELPI (-7,1%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menurun 2,53 persen, dengan koreksi paling tajam terjadi pada saham ARKO (-8,8%) dan KOKA (-8%).
Tekanan juga melanda sektor industri (IDXINDUST) yang melemah 1,8 persen, dengan penurunan harga saham terbesar pada CAKK (-9,3%) dan PIPA (-7,1%). Sementara itu, sektor keuangan (IDXFINANCE) merosot 1,54 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada TIFA (-8%) dan COIN (-7%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menurun 1,4 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada saham COCO (-10,6%) dan JELI (-7,6%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melemah 1,23 persen, dengan penurunan terdalam pada BAPA yang mengalami ARB (-15%) dan WINR yang juga mencatatkan ARB (-9,1%).
Adapun indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) merosot 0,92 persen, dengan pelemahan besar terjadi pada saham RSGK (-7,5%) dan MMIX (-5,3%). Sementara itu, sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi sektor yang paling mampu menahan tekanan dengan koreksi hanya 0,77 persen, dengan penurunan terdalam pada TRON (-6,2%) dan IRSX (-6,1%). (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
