
RollingStock.ID – Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) memimpin penguatan indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Jumat (31/7) setelah melonjak 2,54 persen ke level 1.664. Mayoritas sektor berakhir di zona hijau, sehingga menopang penguatan IHSG yang ditutup naik 0,8 persen ke level 6.236.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT, IDXBASIC menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi setelah melonjak 2,54 persen. Penguatan sektor ini ditopang saham berkapitalisasi besar, seperti AMMN sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp297 triliun, sahamnya mengalami kenaikan 3,02 persen ke level 4.100.
Sementara itu, TPIA sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp186 triliun, sahamnya menguat 2,37 persen ke level 2.160. Adapun dua saham yang mengalami kenaikan harga tertinggi di sektor ini adalah TALF yang mengalami ARA (+24,6%) dan FPNI juga mencatatkan ARA (+24,5%).
Setelah IDXBASIC, posisi kedua ditempati indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang menguat 2,43 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham PRDL (+7,9%) dan SILO (+6,8%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) naik 2,23 persen, dengan peningkatan terbesar pada MLPT (+21,1%) dan IRSX (+14,6%).
Lalu diikuti indeks sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) yang menguat 1,95 persen, dengan peningkatan paling tajam terjadi pada INDR (+16,2%) dan KDTN (+15,3%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) mencatatkan kenaikan 1,52 persen, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada MTLA (+10,7%) dan BEST (+10%).
Berikutnya, indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 1,2 persen, dengan peningkatan paling besar terjadi pada saham BACH (+15%) dan GPSO (+8,6%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat moderat 0,67 persen, dengan kenaikan tertinggi pada TAMA (+10,4%) dan INET (+6,4%).
Disusul indeks sektor energi (IDXENERGY) yang menguat 0,65 persen, dengan penguatan terbesar pada saham IATA (+33,3%) dan GTSI (+8,5%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 0,52 persen, dengan peningkatan paling besar pada TAXI (+7,7%) dan RCCC (+5,3%).
Sementara itu, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) juga ditutup di zona hijau setelah menguat tipis 0,18 persen, dengan kenaikan harga saham yang paling tinggi terjadi pada SDRA (+8,5%) dan BBYB (+8,2%).
Berbeda dengan sektor-sektor lainnya, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXNONCYC) menjadi satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah. Indeks ini hanya menurun tipis 0,03 persen. Pelemahan sektor ini antara lain dipengaruhi ICBP sebagai pemilik market cap terbesar kedua di IDXNONCYC senilai Rp81,3 triliun, mengalami penurunan harga saham sebesar 0,71 persen ke level 6.975. Adapun dua saham yang mencatatkan penurunan paling dalam terjadi pada ADES (-8,7%) dan GULA (-7,6%). (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
