KBank Indonesia (BMAS) Resmi Terima Persetujuan Simbolis dari OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) resmi menerima persetujuan secara simbolis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam seremoni yang berlangsung di Jakarta, Selasa (4/8). Persetujuan ini diserahkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi kepada jajaran manajemen eksekutif perseroan dan disaksikan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul.

Menurut manajem BMAS dalam siaran pers perseroan, momentum tersebut menandai tonggak penting dalam perjalanan transformasi KBank. Persetujuan simbolis ini sekaligus sebagai tindak lanjut dari perubahan nama perseroan yang efektif sejak 14 Juli 2026. Sebelumnya, PT Bank Maspion Indonesia Tbk resmi berganti nama menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk setelah memperoleh penetapan izin penggunaan nama baru dari OJK.

Perubahan nama perseroan telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 20 Mei 2026 sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 28. Selanjutnya, BMAS menerima salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-54/D.03/2026 tertanggal 13 Juli 2026 mengenai penetapan penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk yang diterima perseroan pada 14 Juli 2026.

Manajemen BMAS menyampaikan, perubahan nama tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha, peningkatan daya saing dan penguatan identitas korporasi yang selaras dengan visi global KASIKORNBANK Public Company Limited (KBank) sebagai pemegang saham utama (ultimate shareholder).

Transformasi tersebut juga mendapat pengakuan dari PT Fitch Ratings Indonesia. Pada 17 Juli 2026, Fitch menaikkan peringkat nasional jangka panjang BMAS menjadi AA+(idn) dari sebelumnya AA(idn) dengan outlook Stabil, sedangkan peringkat nasional jangka pendek dipertahankan pada level F1+(idn).

Fitch menyatakan, kenaikan peringkat tersebut mencerminkan peningkatan kemungkinan dukungan dari pemegang saham pengendali, KASIKORNBANK Public Company Limited yang memiliki 89,5 persen saham BMAS, seiring semakin kuatnya keterkaitan reputasi setelah perubahan nama resmi dan proses rebranding.

Fitch juga menilai KASIKORNBANK memiliki kemampuan dan komitmen kuat untuk memberikan dukungan kepada anak usahanya di Indonesia, didukung profil kredit induk yang solid. Profil kredit independen BMAS belum menjadi faktor utama penentu peringkat, mengingat pangsa pasar KBANK masih 0,2 persen dari total aset sistem perbankan nasional. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top