21 Agustus 2026

BYAN Kembali Catat ARA, Kenaikan IDXENERGY 2,24% Katrol IHSG ke Level 6.449.

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sebanyak 10 dari 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada penutupan perdagangan Selasa (18/8). Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,24 persen, sehingga menorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75 persen ke level 6.449.

Berdasarkan data di BEI, penguatan IDXENERGY terutama ditopang oleh BYAN sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp575 triliun. Harga saham BYAN terpantau kembali melonjak 19,97 persen ke level 17.275 alias mengalami auto-rejection atas (ARA), setelah di akhir pekan lalu juga mencatatkan ARA.

Sementara itu, DSSA yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXENERGY senilai Rp187 triliun, harga sahamnya justru melemah 2,99 persen ke level 975. Adapun CUAN sebagai pemilik market cap terbesar ketiga senilai Rp94,4 triliun, harga sahamnya menguat 1,82 persen ke level 840.

Setelah IDXENERGY, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 1,65 persen, dengan kenaikan paling tinggi pada saham INET yang mengalami ARA (+24,8%) dan ASLI juga mencatatkan ARA (+24,8%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 1,42 persen, dengan peningkatan tertinggi pada KJEN (+11,9%) dan TMAS (+7,1%).

Berikutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) meningkat 1,21 persen, dengan penguatan terbesar pada saham KIJA yang mengalami ARA (+35%) dan HOMI (9,7%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat sebesar 1,03 persen, dengan kenaikan tertinggi pada JARR yang mengalami ARA (+24,9%) dan PGUN juga mencatatkan ARA (+19,9%).

Selanjutnya, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) meningkat 0,81 persen, dengan penguatan terbesar pada saham ALKA (+18,4%) dan YPAS (+14,2%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menguat 0,42 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham WIFI (+9,6%) dan WIRG (+7,8%).

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 0,25 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham PADA (+33,3%) dan HOPE (+12,3%). Lalu, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) meningkat 0,24 persen, dengan peningkatan tertinggi pada saham GRPH (+18,8%) dan YELO (+12,6%).

Sementara itu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) mencatat kenaikan paling tipis sebesar 0,13 persen, dengan peningkatan terbesar pada saham LABS (+7,1%) dan RSGK (+5,9%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah, yakni sebesar 0,29 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada STAR (-9,9%) dan ASMI (-5,9%). (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *