21 Agustus 2026

Indeks Sektor Energi Menguat 2,68%, Ditopang Lonjakan BYAN Hingga Level ARA

byan
PT Bayan Resources Tbk – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral dengan penguatan tertinggi pada penutupan Sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/8). IDXENERGY menguat 2,68 persen, yang disusul penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,26 persen ke level 6.482.

Berdasarkan data BEI, kenaikan IDXENERGY berlangsung di tengah lonjakan saham BYAN sebagai emiten pemilik kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini. Nilai market cap emiten milik pengusahan Dato’ Low Tuck Kwong ini mencapai Rp575 triliun, sedangkan harga sahamnya melonjak 19,97 persen atau mengalami ARA di level 17.275.

Namun, saham DSSA sebagai pemilik market cap terbesar kedua di IDXENERGY senilai Rp191 triliun, harga sahamnya justru melemah 1 persen ke level 995. Sementara itu, CUAN sebagai pemilik market cap terbesar ketiga di sektor energi senilai Rp94,4 triliun, harga sahamnya menguat 1,82 persen ke level 840.

Berikutnya, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) tercatat menguat 1,73 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham INET (+23,1%) dan ASLI (+19%). Lalu disusul indeks sektor barang baku (IDXBASIC) yang naik 1,39 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada YPAS (+24,6%) dan ALKA (+19,2%).

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 1,06 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham BEEF (+11,6%) dan AGAR (+9,7%). Kemudian, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) tercatat meningkat 1 persen, dengan penguatan terbesar pada TAXI (+6,7%) dan ASSA (+3,2%).

Berikutnya, indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 0,91 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada saham PADA (+18,9%) dan CTTH (+5,5%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) tercatat naik 0,51 persen, dengan penguatan terbesar pada WIFI (+10,1%) dan WIRG (+6,3%).

Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) menguat 0,24 persen, dengan kenaikan paling tiggi terjadi pada GRPH (+21,9%) dan DOOH (+14,3%). Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat naik 0,14 persen, dengan penguatan terbesar pada saham LABS (+7,1%) dan SILO (+4,1%).

Pada sisi lain, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) melemah 0,14 persen, dengan penurunan paling besar terjadi pada saham STAR (-9,1%) dan CASA (-4,3%). Pelemahan terdalam terjadi pada indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) yang melorot 0,62 persen, dengan koreksi paling besar terjadi pada MPRO (-7,4%) dan CBPE (-6.9%). (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *