Terkatrol Rumor Akuisisi BYAN, Semua Saham Haji Isam Kompak Melonjak

RollingStock.ID – Pada perdagangan Selasa (18/8), saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) kembali melonjak setelah di akhir pekan lalu (14/8) menggapai auto-rejection atas (ARA), menyusul market rumor terkait rencana akuisisi 62,2 persen saham BYAN oleh pengusaha Syamsuddin Andi Arsyad alias Haji Isam.
Saham BYAN pada perdagangan hari ini dibuka menguat 7,64 dan ke level 15.500 dan sempat menyetuh level ARA 17.275 atau setara dengan kenaikan 19,97 persen. Pada perdagangan Jumat pekan lalu, saham emiten milik pengusaha Dato’ Low Tuck Wong berhasil menggapai ARA dengan kenaikan 20 persen ke level 14.400.
Sementara itu, saham TEBE juga terpantau kembali bergerak menguat di perdagangan hari ini. Saham perusahaan tambang batubara milik Haji Isam ini dibuka menguat 9,09 persen ke level 1.500 dan sempat menyentuh level 1.655 atau menguat 20,36 persen.
Penguatan lanjutan pada kedua saham ini menyusul adanya rumor terkait rencana Haji Isam yang akan membeli 62,2 persen saham BYAN. Kabar ini pun semakin diperkuat dengan pertemuan Haji Isam dan Low Tuck Kwong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Sabtu (15/8).
Apabila rumor tersebut terealisasi, maka kesepakatan antara Low Tuck Kwong dan Haji Isam akan menjadi aksi korporasi besar yang mengubah struktur kepemilikan saham di BYAN. Mengutip data BEI, kepemilikan Low Tuck Kwong di BYAN mencapai 40,251 persen dan Elaine Low menggenggam 22,002 persen.
Selain TEBE sejumlah saham perusahaan milik Haji Isam juga terpantau mengalami penguatan lanjutan yang signifikan di perdagangan hari ini. Hingga pukul 09.45 WIB, saham JARR tercatat menguat 21,39 persen ke level 2.440 dan sempat menyetuh posisi 2.480.
Kemudian pada waktu yang sama, PGUN terpantau mengalami ARA atau setara dengan kenaikan 19,93 persen. Lalu, saham ASLI tercatat melonjak 15,24 persen ke level 242 dan sempat menyenggol level tertinggi hari ini di posisi 250 atau setara dengan penguatan 19,05 persen.
Berikutnya, FAST menguat 7,74 persen dan sempat menyentuh level tertinggi 560 atau setara dengan kenaikan 17,15 persen. Saham PACK terpantau menguat 4,73 persen ke level 296 dan sempat menyentuh level 320 atau setara dengan kenaikan 8,11 persen. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary