IDXENERGY Menguat Tertinggi, IHSG di Sesi I Teruskan Reli ke Level 5.446

RollingStock.ID – Indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) mayoritas menguat pada penutupan Sesi I perdagangan Jumat (23/10), seiring dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,09 persen ke level 5.446. Dari 11 indeks sektoral, indeks sektor energi (IDXENERGY) mencatatkan penguatan tertinggi, sedangkan indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya indeks yang melemah.
Berdasarkan data BEI, pada siang ini IDXENERGY ditutup melonjak 3,13 persen. Penguatan ini terutama terkatrol sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp367 triliun, harga sahamnya menguat 4,01 persen ke level 11.025. Lalu, DSSA sebagai pemilik market cap terbesar kedua senilai Rp146 triliun, harga sahamnya melejit 4,11 persen ke level 760.
Sementara itu, AADI yang merupakan emiten penghuni IDXENERGY dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga senilai Rp90,9 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 3,32 persen ke level 11.675. Saham-saham di indeks ini yang membukukan kenaikan paling tinggi, yakni TOBA (+21,4%), LEAD (+20,8%) dan ITMA (+14,8%).
Selanjutnya, indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menempati posisi kedua dengan kenaikan 2,67 persen. ASII yang merupakan emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp185 triliun, harga sahamnya meningkat 2,7 persen ke level 4.570. UNTR sebagai pemilik market cap terbesar kedua senilai Rp93 triliun, mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 2,67 persen ke level 24.950.
Adapun IMPC sebagai konstituen IDXINDUST dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga senilai Rp47,2 triliun, harga sahamnya melejit 3,61 persen ke level 860. Dua saham di sektor ini dengan kenaikan tertinggi adalah KONI yang mengalami ARA (+24,9%), lalu diikuti MHKI (9,7%) dan HOPE (+7,6%).
Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) mengalami penguatan 2,1 persen. MGLV sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di indeks ini senilai Rp23,4 triliun, harga sahamnya melonjak 9,82 persen atau menyentuh batas ARA di level 12.300. Kemudian, FORU dengan market cap Rp18,7 triliun, harga sahamnya melambung 13,4 persen ke level 110.
Selain itu, VKTR sebagai anggota indeks sektor barang konsumen non-primer dengan market cap Rp18,3 triliun, mengalami peningakatan harga saham sebesar 7,6 persen ke level 368. Saham-saham di sektor ini dengan kenaikan harga saham tertinggi hingga menyentuh ARA adalah FAST (+25%), PTSP (+25%), FITT (+24,43%) dan MKNT (+20%).
Kemudian, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) terpantau meningkat 1,68 persen, dengan penguatan harga saham paling besar terjaid pada OASA (+10,1%) dan MANG yang mengalami ARA (+9,4%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melompat 1,46 persen, dengan peningkatan harga terbesar terjadi pada saham AKPI (+10%) dan PACK yang mencatatkan ARA (+9,8%).
Berikutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 1,31 persen, dengan kenaikan harga saham paling signifikan terjadi pada OMRE (+11,6%), ASPI (11,6%), TRIN (+11,4%) dan TRUE (+10,8%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) naik 1,15 persen, dengan penguatan harga terbesar terjadi pada saham ANDI (+17,4%) dan BEEF (+16,5%).
Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) meningkat 0,82 persen, dengan peningkatan harga saham tertinggi pada AKSI (+7,9%), IMJS (+7,6%) dan WBSA (+7,3%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,44 persen, dengan kenaikan paling tajam pada BNBA (+10,4%) dan VTNY (+6,8%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) naik 0,32 persen, dengan penguatan harga saham terbesar pada IRSX (+21,1%) dan TRON (+8%).
Sementara itu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang terpantau melemah pada penutupan Sesi I perdagangan hari ini, yaitu terkoreksi 0,78 persen. Sejumlah saham di sektor ini yang mengalami penurunan harga paling signifikan terjadi pada MMIX (-6,3%), CARE (-3,9%), SAME (-2,9%) dan SRAJ (-2,7%). (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary