ATIC Mau Rights Issue untuk Bayar Utang, Investor Utama Enggan Tebus HMETD

PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PM-HMETD III) untuk menghimpun dana investor sebesar Rp289,42 miliar, yang dananya akan digunakan untuk membayar utang Obligasi Konversi Tahun 2018 kepada TIS Inc.

Berdasarkan Prospektus terkait rencana rights issue ATIC yang dikutip Kamis (2/7), emiten teknologi informasi ini akan menerbitkan sebanyak 578.840.338 saham baru atau setara 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah rights issue.

Manajemen ATIC menyampaikan, harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp500 per saham, sehingga melalui aksi korporasi ini perseroan bisa meraup uang investor mencapai Rp289,42 miliar. Bagi pemegang saham yang tidak menebus HMETD, maka kepemilikannya akan mengalami dilusi kepemilikan sebesar 20 persen.

Lebih lanjut manajemen menyebutkan, seluruh dana bersih hasil rights issue —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk membayar sebagian pokok Obligasi Konversi Anabatic Tahun 2018 kepada TIS Inc. Bahkan, dana tersebut masih belum mencukup,i sehingga pelunasan obligasi juga akan dilakukan menggunakan fasilitas kredit perbankan, serta kas dan setara kas.

Prospektus juga mengungkap, TIS Inc sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan 37,3 persen telah menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya. Sementara itu, PT Artha Investama Jaya selaku pemegang saham dengan porsi 28,69 persen akan mengalihkan seluruh HMETD miliknya kepada PT Inti Global Resource Indonesia, Sukemi Kasim, Yuliana Tan dan Frieda Lukman.

Apabila terdapat sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang HMETD maupun melalui pemesanan saham tambahan, ATIC telah memperoleh komitmen dari PT Inti Global Resource Indonesia, Sukemi Kasim, Yuliana Tan dan Frieda Lukman sebagai pembeli siaga yang masing-masing akan mengambil porsi 25 persen dari sisa saham sesuai perjanjian.

Sekadar informasi, rencana rights issue ATIC ini sudah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada 30 Juni 2026. Adapun periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung selama kurun 14-20 Juli 2026, sedangkan tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) pada 10 Juli 2026. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top