
RollingStock.ID – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menjadi pusat perhatian di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (14/7). Kedua emiten ini membukukan transaksi jumbo dengan nilai masing-masing sebesar Rp1,7 triliun dan Rp921,7 miliar.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, BBCA mencatat transaksi negosiasi terbesar dengan nilai mencapai Rp1,7 triliun. Transaksi ini berlangsung pada harga rata-rata Rp6.074 per saham, yang melibatkan perpindahan kepemilikan sebanyak 280.200.350 saham dalam 14 kali transaksi.
Sementara itu, BACH sebagai emiten anyar di BEI menempati posisi kedua dengan nilai transaksi negosiasi sebesar Rp921,7 miliar. Transaksi dilakukan pada harga rata-rata Rp442 per saham, dengan total perpindahan kepemilikan sebanyak 2.084.455.000 saham atau dalam empat kali transaksi.
Selanjutnya, transaksi di pasar nego juga terjadi pada saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatatkan Rp520 miliar dengan perpindahan 102 juta saham dalam 64 transaksi. Selanjutnya, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) membukukan transaksi Rp509,5 miliar yang melibatkan 67 juta saham dalam empat kali transaksi.
Adapun PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan transaksi negosiasi sebesar Rp106,9 miliar yang melibatkan 69,89 juta saham dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) mencatat transaksi Rp84,2 miliar dengan volume 8,55 juta saham dalam 120 transaksi.
Transaksi jumbo pada saham BACH terjadi kurang dari sepekan setelah perseroan melakukan pencatatan perdana di BEI pada 8 Juli 2026. Menariknya, harga rata-rata transaksi negosiasi sebesar Rp442 per saham sama dengan harga penawaran umum perdana (IPO) BACH. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
