Besok BACH Gelar IPO Rp442 per Saham untuk Galang Dana Rp271,83 Miliar

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Perusahaan bidang penjualan dan penyewaan genset, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) di batas tengah rentang book building atau senilai Rp442 per saham, dengan target penghimpunan dana mencapai Rp271,83 miliar.

Berdasarkan Prospektus terkait rencana IPO BACH, perusahaan yang didirikan pada 2006 ini melepas saham ke publik sebanyak 615 juta lembar bernilai nominal Rp50 per saham atau setara dengan 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Pada aksi korporasi ini, manajemen BACH menujuk PT Erdika Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek. Sebelumnya pada masa penawaran awal (book building) 22-24 Juni 2026, harga saham dibanderol sekitar Rp400 sampai Rp500 per saham.

Dengan penetapan harga penawaran umum Rp442 per saham untuk 615 juta saham, maka BACH bisa menghimpun uang masyarakat di pasar primer mencapai Rp271,83 miliar. Sekadar informasi, BACH mendapatkan restu untuk melaksanakan IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026.

Adapun pelaksanaan IPO akan berlangsung selama kurun 2-6 Juli 2026 dan penjatahan pada 6 Juli 2026. Pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) akan dilakukan pada 7 Juli 2026, sedangkan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diagendakan 8 Juli 2026.

Sebelumnya manajemen BACH menyampaikan, pada 7 Januari 2026, pemegang saham perseroa yaitu PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) dan PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) telah menandatangani Perjanjian Opsi. BMSI sepakat untuk memberikan hak opsi kepada GTP yang mewajibkan BMSI untuk menjual sejumlah saham yang ketika digabungkan akan setara 51 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh BACH setelah IPO.

Pada 13 Maret 2026, GTP menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada BMSI bahwa GTP akan melaksanakan hak opsi yang dimilikinya dengan meminta BMSI untuk menjual 1.042.227.300 saham BACH milik BMSI (Saham Opsi). Adapun harga pelaksanaan opsi oleh GTP juga sebesar Rp442 per saham.

Pelaksanaan transaksi jual beli Saham Opsi akan diselesaikan pada tanggal yang tidak lebih dari lima hari kerja setelah tanggal pencatatan saham BACH di BEI (Tanggal Penyelesaian Opsi). Selanjutnya, PT Global Telekomunikasi Prima akan memiliki saham BACH mencapai 51 persen.

Berdasarkan prospektus, saat ini Komisaris Utama BACH, Anita Anwar juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk (DATA), Wakil Direktur Utama PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan Direktur PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Rencananya, sebesar Rp91,02 miliar dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan BACH untuk membayar sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk (BNLI). Sementara itu, sisanya akan dimanfaatkan sebagai modal kerja, yaitu dalam rangka pembelian genset untuk dijual maupun disewakan. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top