Cari Modal Kerja, Esa Medika Mandiri (EMMI) Incar Dana IPO Maksimal Rp269,27 Miliar

Pabrik PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) di Cikupa, Tangerang – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Perusahaan perdagangan alat laboratorium dan alat farmasi, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan nilai emisi maksimal Rp269,27 miliar, yang sebagian besar dananya akan dimanfaatkan untuk modal kerja.

Berdasarkan Prospektus Awal terkait rencana IPO EMMI, emiten yang berkedudukan di Tangerang ini akan melepas saham ke public sebanyak-banyaknya 522.857.000 saham bernilai nominal Rp50 per lembar atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Masa penawaran awal (book building) pada 22-24 Juni 2026, dengan rentang harga Rp446 sampai Rp515 per saham. Dengan demikian, melalui aksi korporasi ini EMMI bisa meraup uang masyarakat di pasar primer sekitar Rp233,19 miliar hingga maksimal Rp269,27 miliar.

Manajemen EMMI menyampaikan, perseroan mengalokasikan sebanyak-banyaknya 10 persen dari saham yang ditawarkan dalam IPO ini atau sebanyak- banyaknya 52.285.700 lembar untuk program alokasi saham kepada karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA).

Pada aksi korporasi ini, manajemen PT Esa Medika Mandiri Tbk menunjuk dua perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek, yakni PT Ina Sekuritas Indonesia dan PT BRI Danareksa Sekuritas.

Manajemen berharap, rencana IPO mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Juni 2026, sehingga penawaran umum bisa akan dilakukan pada 2-6 Juli 2026. Pendistribusian saham secara elektronik diagendakan pada 7 Juli 2026 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2026.

Rencananya, sebesar 68,7 persen dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk keperluan modal kerja EMMI, sebesar Rp50 miliar untuk pembayaran sebagian pokok utang perseroan dan sebesar 11,8 persen dana IPO untuk membiayai belanja modal. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top