
RollingStock.ID – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menargetkan marketing sales sebesar Rp563 miliar untuk Tahun Buku 2026 atau bertumbuh 31 persen (year-on-year) di tengah kondisi pasar properti yang diakui tetap rentan terhadap dinamika ekonomi nasional dan global.
Menurut Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo dalam siaran pers perseroan yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (16/4), target marketing sales tersebut disusun dengan pendekatan selektif dan adaptif, sehingga hal ini sekaligus mencerminkan bahwa stabilitas permintaan pasar belum sepenuhnya kuat.
Steven menyampaikan, target CBDK berfokus pada optimalisasi monetisasi kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2, seiring adanya indikasi awal pemulihan minat pelaku usaha untuk mengamankan lahan di lokasi strategis sebagai bagian dari keberlanjutan dan ekspansi usaha emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan ini.
“Target marketing sales tahun 2026 mencerminkan fokus kami dalam mengoptimalkan monetisasi kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2. Kami melihat adanya awal pemulihan appetite pelaku usaha untuk mengamankan lahan di lokasi strategis sebagai bagian dari keberlanjutan dan ekspansi usaha ke depan,” ungkap Steven.
Dengan demikian, saat ini CBDK memiliki ketergantungan terhadap minat investor dan pelaku usaha, mengingat komposisi target penjualan didominasi kaveling tanah. Sementara itu, sejauh ini kontribusi produk residensial dan komersial hanya berperan sebagai penopang kinerja, sehingga menandakan diversifikasi sumber pendapatan anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ini masih terbatas.
Pada sisi lain, seluruh pengembangan CBDK yang terpusat di kawasan PIK2 meningkatkan risiko konsentrasi, karena kinerja perseroan sangat bergantung pada keberhasilan pengembangan kawasan tersebut. Meskipun disebutkan ada pertumbuhan aktivitas ekonomi dan kematangan kawasan, realisasi kondisi ini masih memerlukan waktu dan pembuktian lebih lanjut.
Steven menambahkan, dengan beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE), CBDK terus mendorong kegiatan MICE bisa diselenggarakan NICE PIK2. “Kami targetkan juga tahun depan Hotel Hilton PIK2 akan mulai beroperasi, sehingga dua proyek baru CBDK ini menjadi sumber pendapatan berulang yang akan mendominasi sebagian dari total pendapatan tahunan CBDK,” tuturnya. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
