Gelar MTO 41,62% Saham Leyand (LAPD), JSI Siapkan Rp84,2 Miliar

jsi
Ilustrasi – (Foto: Dokumentasi JSI)

RollingStock.ID – PT JSI Sinergi Mas menyiapkan dana maksimum Rp84,2 miliar untuk melaksanakan penawaran tender wajib (MTO) atas sebanyak-banyaknya 1.650.980.963 saham atau 41,62 persen dari seluruh saham PT Leyand International Tbk (LAPD).

Berdasarkan keterbukaan informasi LAPD yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Minggu (1/3) malam, rencana tender offer tersebut menyusul perubahan pengendalian LAPD yang saat ini dipegang JSI. Manajemen LAPD menyampaikan, harga MTO yang dibanderol pengendali baru senilai Rp51 per saham.

Lebih lanjut disebutkan bahwa angka tersebut merupakan pembulatan ke atas dari rata-rata harga harian tertinggi saham LAPD selama 90 hari sebelum 28 Agustus 2025 sebesar Rp50,21 per saham dan lebih tinggi dibandingkan harga pengambilalihan tertimbang sebesar Rp45,17 per saham.

Perubahan pengendalian terjadi setelah JSI menyelesaikan rangkaian pembelian saham pada periode Agustus-November 2025. Saham didapatkan dari PT Intiputera Bumitirta Investama sebanyak 743.368.845 lembar (18,74%) seharga Rp10 per saham, Keraton Investment Ltd sebanyak 508.260.231 saham (12,81%) seharga Rp10 per saham.

Selanjutnya dari Layman Holdings Pte Ltd sebanyak 196.689.400 saham (4,96%) seharga Rp89 per lembar, Tan Siong Sing sebanyak 194.350.500 saham (4,9%) seharga Rp10/lembar, Travis Hong Shieh sebanyak 176.169.300 saham (4,44%) seharga Rp10/lembar, Leo Andyan sebanyak 165.328.700 saham (4,17%) seharga Rp175/lemabr dan dari masyarakat sebanyak 534.136.045 saham (13,47%).

Setelah seluruh transaksi tersebut dan pelepasan kembali 57,5 juta saham melalui pasar sekunder sebagai penyesuaian porsi kepemilikan, JSI menguasai 2.022.838.500 saham atau sebesar 51 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh LAPD, sehingga perusahaan ini menjadi pengendali baru perseroan.

Adapun saham yang tidak menjadi objek penawaran adalah saham milik Layman Holdings Pte Ltd sebanyak 72.366.328 lembar, serta saham milik Lay Shi Wei sebanyak 194.351.100 lembar dan Yeo Siak Ling sebanyak 98.179.500 saham yang menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam tender wajib.

Periode MTO berlangsung selama 30 hari kalender sejak 28 Februari 2026 hingga 29 Maret 2026. Penyelesaian transaksi dilakukan melalui mekanisme crossing di BEI dan pembayaran kepada pemegang saham yang berpartisipasi pada 10 April 2026 dalam mata uang rupiah. Jika seluruh pemegang saham publik melepas sahamnya, maka kepemilikan PT JSI akan meningkat menjadi 3.673.819.539 saham atau 92,62% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh LAPD.

Pengendali baru telah menyatakan bahwa pihaknya memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan MTO, dengan sumber dana dari pinjaman pemegang saham pengendali yang tersedia dalam rekening JSI di PT Bank Panin Tbk (PNBN), serta menegaskan tidak terdapat rencana untuk melikuidasi LAPD atau menghapus pencatatan saham maupun mengubah status menjadi perusahaan tertutup. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top