IDXBASIC Pimpin 11 Indeks Sektoral Usai Melonjak 8,73%, IHSG Terkerek Naik 2,64% Sepekan
Penguatan IDXBASIC didukung AMMN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor barang baku senilai Rp319 triliun, yang selama sepekan harga sahamnya mengalami kenaikan 7,32 persen. Selanjutnya diikuti TPIA sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp192 triliun, selama sepekan harga sahamnya mengalami kenaikan 3,24 persen.

RollingStock.ID – Sebanyak 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi perhatian mencatatkan penguatan selama sepekan hingga penutupan perdagangan Jumat (7/8). Sektor barang baku (IDXBASIC) mencatat kenaikan tertinggi, sedangkan sektor keuangan (IDXFINANCE) menjadi indeks dengan penguatan paling terbatas.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, IDXBASIC mencatat kenaikan tertinggi sebesar 8,37 persen selama sepekan, sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan. Selama sepekan terakhir IHSG ditutup menguat 2,64 persen ke level 6.409 pada perdagangan Jumat (7/8) dari posisi penutupan akhir pekan sebelumnya (31/7) di level 6.236.
Penguatan IDXBASIC tersebut didukung AMMN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor barang baku senilai Rp319 triliun, yang selama sepekan harga sahamnya mengalami kenaikan 7,32 persen. Selanjutnya diikuti TPIA sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp192 triliun, selama sepekan harga sahamnya mengalami kenaikan 3,24 persen.
Berikutnya, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat menguat 6,29 persen. Penguatan ini didukung SRAJ sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp159 triliun, yang selama sepekan harga sahamnya meningkat 8,09 persen.
Selain SRAJ, KLBF sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXHEALTH senilai Rp36,9 triliun, harga sahamnya selama sepekan tercatat menguat 8,97 persen. Peningkatan tertinggi pada perdagangan Jumat (7/8) terjadi pada saham ALKA yang mengalami ARA (+9,8%) dan GDST (+8,6%).
Sepekan terakhir indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 5,31 persen, terbantu penguatan tertinggi ROCK yang mencatatkan ARA (+25%) dan RODA (+12%) pada perdagangan Jumat. Indeks sektor energi (IDXENERGY) meningkat 5,01 persen, dengan penguatan tertinggi pada TAMU yang mengalami ARA (+9,5%) dan COAL juga mencatatkan ARA (+8,7%).
Selanjutnya, indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) dalam sepekan terakhir menguat 4,38 persen, dengan penguatan tertinggi pada perdagangan Jumat (7/8) terjadi pada SONA yang mengalami ARA (+9,7%) dan SOFA juga ARA (+9,7%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 3,68 persen, dengan kenaikan tertinggi pada LOPI yang mencatatkan ARA (+10%) dan TRUK (+7,5%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 3,18 persen dalam sepekan, dengan kenaikan tertinggi pada perdagangan Jumat terjadi pada UDNG yang mengalami ARA (+10%) dan AGAR juga meraih ARA (+9,9%). Indeks sektor industri (IDXINDUST) menguat 2,95 persen, dengan kenaikan terbesar pada VOKS yang mengalami ARA (+35%) dan IKBI (+6,6%).
Lalu, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) bertumbuh 2,75 persen dalam sepekan, dengan kenaikan tertinggi pada perdagangan Jumat terjadi pada MCAS yang mencatatkan ARA (+24,4%) dan DMMX (+9,9%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 2,62 persen, dengan penguatan tertinggi pada KBLV (+24,6%) dan ISAT (+14,2%).
Sementara itu, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) mencatat kenaikan paling terbatas dalam sepekan terakhir, yakni 0,75 persen. Pada perdagangan Jumat pekan ini, saham sektor keuangan yang mengalami kenaikan tertinggi terjadi pada NICK (+9,2%) dan NOBU (+7,1%), sedangkan BBCA tercatat naik 0,4 persen dan dalam sepekan menguat 0,8 persen. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary