
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) membukukan laba bersih senilai Rp400,48 miliar atau menurun 6 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp425,97 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan ARNA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten pemilik brand Arwana Ceramics ini mencatatkan penjualan neto mencapai Rp2,91 triliun atau bertumbuh 10,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,63 triliun.
Namun beban pokok penjualan ARNA di sepanjang 2025 mengalami kenaikan hingga 17,5 persen (year-on-year) menjadi Rp2,03 triliun, sehingga laba bruto merosot 2,3 persen menjadi Rp883,91 miliar dari Rp904,34 miliar di sepanjang 2024.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten milik pengusaha Tandean Rustandy ini terkoreksi 4,7 persen (y-oy) menjadi Rp523,32. Sementara itu, laba sebeum pajak penghasilan di 2025 tercatat Rp523,56 miliar atau menurun 4,5 persen dibandingkan dengan periode Januari-Desember 2024 sebesar Rp547,99 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp117,68 miliar, maka laba tahun berjalan perseroan menjadi Rp405,88 miliar atau merosot 5,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp400,48 miliar atau menurun 6 persen dibandingkan dengan laba bersih 2024.
Pada sisi balance sheet, total ekuitas per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,93 triliun atau bertumbuh 3 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp1,88 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas mencapai Rp949,19 miliar atau membengkak 21,1 persen, yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp740,05 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset ARNA lebih tinggi 8,4 persen (y-o-y) menjadi Rp2,88 triliun, dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp377,94 miliar atau mengalami penurunan 3,6 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp391,89 miliar. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
