Laba Bersih CIMB Niaga (BNGA) di 2025 Naik Tipis Jadi Rp6,88 Triliun

bnga
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membukukan laba bersih sebesar Rp6,88 triliun atau meningkat tipis 0,74 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp6,83 triliun pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan BNGA untuk periode berakhir 31 Desember 2025, bank di bawah kendali CIMB Group Sdn Bhd dengan kepemilikan 91,4452 persen ini mencatatkan pendapatan pendapatan bunga dan syariah bersih (NII) sebesar Rp13,48 triliun atau bertumbuh terbatas 1,58 persen dari Rp13,27 triliun pada 2024.

Sementara itu, jumlah pendapatan operasional lainnya yang dibukukan BNGA di sepanjang 2025 mengalami penurunan 22,05 persen (year-on-year) menjadi Rp3,66 triliun. Adapun jumlah beban operasional lainnya pada tahun lalu meningkat 2,5 persen (y-o-y) menjadi Rp8,97 triliun. Meski beban naik, laba operasional bersih tetap bertumbuh 5,01 persen (y-o-y) menjadi Rp8,78 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, pendapatan bukan operasional bersih tercatat Rp43,68 miliar atau anjlok 88,06 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp365,9 miliar. Dengan perkembangan ini, laba sebelum pajak penghasilan di 2025 meningkat 1,11 persen (y-o-y) menjadi Rp8,83 triliun.

Akibat adanya beban penghasilan di 2025 sebesar Rp1,89 triliun, maka laba bersih tahun berjalan yang dicatatkan BNGA menjadi Rp6,94 triliun alias cuma naik 0,53 persen (y-o-y). Adapun besaran laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun lalu sebesar Rp6,88 triliun.

Pada sisi balance sheet, per 31 Desember 2025 jumlah ekuitas CIMB Niaga tercatat Rp58,16 triliun atau meningkat 9,33 persen (y-o-y), dengan jumlah saldo laba Rp43,64 triliun, meningkat 7,45 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp40,62 triliun.

Hingga akhir Desember 2025, total liabilitas BNGA mengalami kenaikan 2,45 persen (y-o-y) menjadi Rp314,54 triliun, dengan jumlah simpanan nasabah bertumbuh 3,79 persen menjadi Rp270,52 triliun dari Rp260,64 triliun pada akhir Desember 2024.

Per 31 Desember 2025, total aset CIMB Niaga meningkat 3,46 persen (y-o-y) menjadi Rp372,7 triliun, dengan jumlah kredit yang tersalurkan —setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), sebesar Rp219,94 triliun atau bertumbuh 5,99 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp207,5 triliun. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top