Laba Bersih ELSA di 1H26 Melonjak 29%, Margin Bruto Susut Meski Omzet Naik 8,92%

elsa2
PT Elnusa Tbk (ELSA) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 29,19 persen pada Semester I-2026 di tengah pertumbuhan pendapatan sebesar 8,92 persen. Namun di balik peningkatan kinerja tersebut, margin laba bruto justru tercatat menyusut setelah beban pokok pendapatan membengkak 9,99 persen.

Berdasarkan laporan keuangan ELSA untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026, emiten di bawah kendali PT Pertamina Hulu Energi ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,59 triliun atau mengalami pertumbuhan 8,92 persen dari Rp6,97 triliun pada Semester I-2025.

Sayangnya, beban pokok pendapatan selama enam bulan pertama tahun ini membengkak 9,99 persen (year-on-year) menjadi Rp6,86 triliun, sehingga laba bruto di 1H26 menurun 0,39 persen (y-o-y) menjadi Rp721,66 miliar. Akibatnya, margin bruto menyusut menjadi 9,51 persen pada Semester I-2026, dibandingkan sebesar 10,4 persen pada Semester I-2025.

Penyusutan margin tersebut menunjukkan kenaikan pendapatan belum sepenuhnya mampu mengimbangi peningkatan biaya langsung yang dikeluarkan ELSA dalam menjalankan kegiatan operasional. Meski margin bruto tertekan, perseroan berhasil meningkatkan laba bersih berkat efisiensi biaya operasional dan penurunan beban keuangan.

Pada paruh pertama tahun ini, ELSA membukukan laba bersih periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp434,71 miliar atau melonjak 29,19 persen dibandingkan laba bersih di periode yang sama 2025 senilai Rp336,48 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut ditopang penurunan beban umum dan administrasi sebesar 13,77 persen (y-o-y) menjadi Rp255,32 miliar, penurunan beban keuangan sebesar 46,54 persen (y-o-y) menjadi Rp30,77 miliar, serta berbaliknya pos lain-lain dari rugi Rp4,3 miliar menjadi pendapatan Rp39,53 miliar.

Dari sisi balance sheet, total aset ELSA per 30 Juni 2026 tercatat meningkat 4,01 persen menjadi Rp11,4 triliun dari Rp10,96 triliun pada 31 Desember 2025. Adapun kas dan setara kas per akhir Semester I-2026 bertumbuh 6,93 persen menjadi Rp2,89 triliun dari Rp2,7 triliun pada akhir Desember 2026.

Per 30 Juni 2026, total liabilitas Elnusa mencapai Rp5,98 triliun atau membengkak 5,82 persen (year-to-date), yang didominasi kewajiban jangka pendek mencapai Rp5,61 triliun atau sebesar 93,8 persen dari total liabilitas. Total ekuitas hingga akhir Semester I-2026 tercatat bertumbuh 2,1 persen (y-t-d) menjadi Rp5,43 triliun. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top