
RollingStock.ID – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) akan memperketat seleksi lokasi pembangunan menara sebagai respons terhadap perubahan lanskap industri telekomunikasi setelah konsolidasi operator seluler atau mobile network operator (MNO). Merger yang menyisakan tiga operator besar membuat ekspansi jaringan menjadi lebih efisien, sehingga peluang pembangunan menara baru semakin selektif.
Berdasarkan laporan hasil Public Expose Tahunan MTEL untuk Tahun Buku 2025 yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Juli 2026, Direktur Bisnis MTEL, Agus Winarno mengatakan bahwa sejak merger MNO menjadi tiga operator besar, operator telekomunikasi semakin efisien dalam melakukan ekspansi jaringan.
Dengan demikian, ungkap Agus, kondisi tersebut telah mendorong perseroan untuk menyesuaikan strategi pengembangan bisnis dengan memanfaatkan marketing analytics tools dalam menentukan lokasi yang masih memiliki potensi permintaan tinggi.
“MTEL juga menggunakan marketing analytics tools untuk mengidentifikasi area-area dengan potensi bisnis yang besar, serta menunjukkan dan merekomendasikan beberapa titik yang merupakan potensi bagi operator untuk melakukan ekspansi jaringan. Sehingga, ekspansi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” papar Agus saat menanggapi pertanyaan terkait dampak merger operator seluler terhadap tarif sewa menara dan tenancy ratio.
Di tengah tantangan tersebut, MTEL berupaya menjaga pertumbuhan melalui pengembangan lini bisnis baru, salah satunya adalah Power-as-a-Service (PaaS) yang dikembangkan sebagai bagian dari transformasi perseroan menjadi next generation tower company. Agus mengatakan, layanan ini ditujukan untuk membantu operator dalam meningkatkan efisiensi biaya energi melalui penyediaan solusi sistem kelistrikan, termasuk pengembangan Smart Power System (SPS).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Pembangunan MTEL, Hastining Bagyo Astuti menyampaikan, Mitratel telah memiliki kapabilitas dalam pengadaan dan pengoperasian sistem kelistrikan untuk mendukung operasional menara telekomunikasi.
Selain itu, MTEL juga mulai mengembangkan penggunaan panel surya (solar panel system) di sejumlah Lokasi, serta melakukan digitalisasi operasional dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan kepada pelanggan. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
