Omzet ARCI di 2025 Melonjak 72,5%, Kontributor Utama dari PT Suka Jadi Logam

arci
Tambang emas Toka Tindung di Sulawesi Utara – (Foto: Dokumentasi ARCI)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) membukukan laba bersih USD101,82 juta atau meroket 873,4 persen (year-on-year), seiring dengan adanya lonjakan pendapatan yang terutama disumbang PT Suka Jadi Logam sebagai pelanggan terbesar.

Berdasarkan laporan keuangan ARCI untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Rajawali Corpora ini mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan mencapai USD496,23 juta atau melonjak 72,5 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar USD287,62 juta.

Jika mengacu pada konsentrasi pelanggan di 2025, PT Suka Jadi Logam menyumbang USD153,07 juta dari 2024 yang tercatat nihil, sehingga kontribusi perusahaan ini mencapai 30,85 persen dari total pendapatan ARCI. Lalu diikuti PT Swarnim Murni Mulia atau menyumbang 19,15 persen alias melorot dibandingkan pada 2024 yang mencapai 48,54 persen dari total pendapatan Archi.

Kemudian, PT Lotus Lingga Pratama di sepanjang 2025 menyumbang 12,49 persen alias melejit dibandingkan setahun sebelumnya 2,08 persen, PT Indo Prosperity International berkontribusi 12,13 persen atau menurun dari 12,94 persen. Berikutnya, PT Untung Bersama Sejahtera hanya berkontribusi 0,82 persen dari mencapai 25,96 persen terhadap total pendapatan ARCI di 2024.

Seiring dengan adanya lonjakan total omzet menjadi USD USD496,23 juta tersebut, beban pokok penjualan ARCI di 2025 juga meningkat 26 persen (y-o-y) menjadi USD286,19 juta. Dengan demikian, laba bruto pada tahun lalu menjadi USD210,04 juta atau melambung dibandingkan Tahun Buku 2024 senilai USD60,52 juta.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten pertambangan emas ini sebesar USD203,95 juta atau melesat 260,3 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum beban pajak penghasilan mencapai USD165,95 juta atau terbang 708 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 senilai USD20,54 juta.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar USD63,42 juta, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan ARCI menjadi USD102,52 juta alias melesat 884,3 persen (y-o-y). Adapun laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar USD101,82 juta atau meroket 873,4 persen dibandingkan di 2024 senilai USD10,46 juta.

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas ARCI per 31 Desember 2025 tercatat USD362,93 juta atau bertumbuh 33 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD272,96 juta. Hingga akhir 2025, total liabilitas emiten milik konglomerat Peter Sondakh ini sebesar USD663,84 juta atau membengkak 12 persen (y-o-y).

Per 31 Deember 2025, total aset emiten milik PT CGS Internasional Sekuritas Indonesia ini mencapai USD1,03 miliar alias meningkat 18,6 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas USD24,88 juta atau melambung 448,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD4,54 juta. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top