Pekan Ini IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Naik, Koleksi Saham Unggulan WH Project

bei2
Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Pada perdagangan di sepanjang pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, setelah di akhir pekan lalu ditutup pada level 8.329 atau ambles 6,94 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya di posisi 8.951.

Berdasarkan analisis yang dilakukan organisasi research and trading saham, WH Project, sebanyak tiga candlestick membentuk pola morning star, sehingga IHSG berpeluang rebound pada awal pekan ini, dengan level resistance terdekat saat ini di posisi 8.567.

“Kami memproyeksikan, pada pekan ini IHSG berpotensi untuk bergerak mixed dalam range 8.100-8.567,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset Weekly Market Outlook yang diterbitkan di Jakarta, Senin (2/2).

William mengatakan, sepanjang pekan lalu pergerakan terfokus pada sejumlah saham yang terkait dengan sentimen MSCI, sehingga nilai transaksi mengalami penurunan. “Terbuka peluang untuk pergerakan mixed di pekan ini, dan IHSG akan kembali menghadapi level 8.567 dan 9.000 sebagai target lanjutan,” ungkapnya.

Menurut William, IHSG berpotensi bergerak variatif dengan potensi rebound di awal pekan, akibat meredanya tekanan jual terkait konflik MSCI terhadap penyajian data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dinilai tidak transparan.

“Namun masih ada beberapa sentimen negatif lainnya, seperti kejatuhan harga emas secara signifikan pada akhir pekan lalu yang menjadi sentimen negatif khusus pada saham-saham terkait pergerakan harga emas,” ujar William.

Untuk perdagangan saham di BEI sepanjang pekan ini atau periode 3-7 Februari 2026, kata William, WH Project merekomendasikan kepada para trader untuk mengakumulasi pembelian pada BBNI, ELSA, EMAS dan ERAL. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top