
RollingStock.ID – PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menargetkan peningkatan jumlah saham beredar di publik (free float) dari posisi saat ini sebesar 7,62 persen meningkat menjadi 12,5 persen paling lambat 31 Maret 2027, selanjutnya mencapai 15 persen di akhir Maret 2028.
Berdasarkan keterangan manajemen PGUN dalam materi Public Expose, rencana tersebut sejalan dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa emiten diwajibkan memenuhi free float minimal 12,5 persen pada 31 Maret 2027 dan meningkat menjadi 15 persen pada 31 Maret 2028.
Manajemen PGUN menyebutkan, peningkatan free float bukan hanya untuk memenuhi regulasi BEI, tetapi juga untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham, memperluas basis investor publik, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap perseroan.
Seperti diketahui, saat ini porsi kepemilikan saham PGUN didominasi tiga investor utama, yakni PT Araya Agro Lestari dengan kepemilikan mencapai 38,44 persen, PT Citra Agro Raya sebesar 38,25 persen dan PT Baramega Citra Mulia Persada 15,69 persen. Sementara itu, porsi kepemilikan masyarakat pada perusahaan perkebunan kelapa sawit ini hanya sebesar 7,62 persen.
Sebagai upaya memenuhi ketentuan free float, manajemen PGUN mengaku bahwa sebagian saham PGUN yang dimiliki pendiri dan/atau afiliasinyaakan dilepas ke publik. Pelaksanaan peningkatan free float akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan stabilitas harga saham, kondisi pasar modal, minat investor institusi maupun ritel, kepentingan seluruh pemegang saham dan kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.
Pada tahap awal, emiten milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ini akan meningkatkan free float menjadi 12,5 persen pada akhir masa transisi pertama atau perlu penambahan free float sebesar 4,88 persen dari total saham tercatat. Adapun pemenuhan free float sebesar 15% ditargetkan selesai paling lambat 31 Maret 2028.
Manajemen PGUN memaparkan, saat ini perseroan sedang mengkaji sejumlah alternatif pelaksanaan. Opsi yang dipertimbangkan meliputi divestasi bertahap melalui pasar reguler, private placement kepada investor strategis non-afiliasi yang memenuhi kriteria free float, secondary offering atau accelerated bookbuilding yang dilakukan investor eksisting, serta program peningkatan basis investor publik.
PGUN berkomitmen memenuhi ketentuan free float sesuai jadwal transisi yang ditetapkan BEI. Manajemen meyakini, peningkatan free float akan memberikan dampak positif terhadap likuiditas saham PGUN, memperluas akses pendanaan jangka panjang, meningkatkan kualitas basis investor dan mendukung peningkatan valuasi perseroan dalam jangka panjang. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
