Sektor Bahan Baku Pimpin Reli, Mayoritas Indeks Sektoral Dorong IHSG Menguat

ilustrasi2
Ilustrasi – (Foto: Kafka D Eiren/RollingStock)

RollingStock.ID – Penguatan mayoritas indeks sektoral mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir Sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/7).

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI hari ini, sebanyak sembilan dari 11 indeks sektoral berada di zona hijau, dipimpin sektor bahan baku (IDXBASIC), sedangkan hanya sektor perindustrian (IDXINDUST) dan teknologi (IDXTECHNO) yang berakhir di zona merah pada Sesi I.

Pada penutupan perdagangan di paruh pertama hari ini, IHSG menguat 0,37 persen ke level 6.064. Sepanjang sesi pertama, indeks bergerak di rentang 6.024 hingga 6.076. Penguatan ini terjadi di saat nilai transaksi mencapai Rp7,51 triliun dengan volume perdagangan mencapai 15,55 miliar saham.

Dengan posisi IHSG yang berada di level 6.064, maka pada siang ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI mencapai Rp10.584 triliun. Penguatan sektoral dipimpin IDXBASIC yang melonjak 1,39 persen ke level 1.599,34, terutama didorong kenaikan ALKA (+17,9%) dan ARCI (+6,2%).

Posisi berikutnya ditempati IDXPROPERT yang meningkat 1,03 persen ke level 753,98, khususnya terkatrol penguatan NIRO (+14,1%) dan RBMS (+8,6%). Disusul IDXINFRA yang menguat 0,76 persen menjadi 1.773,81, karena ditopang KBLV (+21,2%) dan SSIA (+15,6%).

Indeks IDXFINANCE turut menopang penguatan pasar setelah naik 0,59 persen ke level 1.331,83, terutama diangkat oleh kenaikan LPPS (+25,7%) dan ASMI (+5,3%). Sebagai sektor dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI, penguatan sektor keuangan memberikan kontribusi penting terhadap kenaikan IHSG di sesi pertama.

Selain itu, IDXENERGY tercatat menguat 0,34 persen ke level 2.849,14, khususnya didorong oleh kenaikan INDY (+9,8%) dan KOPI (+7,9%). Kemudian diikuti IDXTRANS yang naik 0,25 persen menjadi 1.667,01, karena terdorong peningkatan LAJU (+4,5%) dan HAIS (+2,8%).

Kemudian, IDXHEALTH terpantau meningkat 0,2 persen ke level 1.431,02, lantaran didukung kenaikan saham PRAY (+7,5%) dan PRDL (+6,6%). Lalu IDXCYCLIC menguat 0,13 persen yang ditopang DOOH (+10,7%) dan MAPB (+9,9%), sedangkan IDXNONCYC naik tipis 0,06 persen karena dorongan AGAR (+24,7%) dan DSFI (+16,2%).

Sementara itu, penguatan IHSG masih dibayangi pelemahan IDXINDUST yang terkoreksi 1,07 persen ke level 1.555,43, lantaran adanya tekanan dari SINI (-9,8%) dan SOSS (-5,7%). Kemudian, IDXTECHNO menurun tipis 0,23 poin ke level 6.562,45, khususnya dipengaruhi penurunan DCII (-7,4%) dan TFAS (-5%). (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top