
RollingStock.ID – PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) masih menunggak utang pokok mencapai Rp1,25 triliun kepada dua bank pelat merah, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Hingga kini proses restrukturisasi utang tersebut belum memperoleh persetujuan dari para kreditur.
Mengutip isi surat TRIO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 17 Juli 2026, manajemen perseroan mengungkapkan bahwa outstanding utang pokok per 30 Juni 2026 mencapai Rp1,04 triliun kepada BNI dan sebesar Rp208,01 miliar kepada Bank Mandiri. Dengan demikian, total utang TRIO kepada kedua bank BUMN tersebut mencapai sekitar Rp1,25 triliun.
Manajemen TRIO menyampaikan, hingga saat ini pembahasan restrukturisasi —khususnya dengan BMRI— masih berada dalam tahap evaluasi internal oleh pihak Bank Mandiri. Perseroan juga mengungkapkan bahwa persetujuan restrukturisasi dari para kreditur belum diperoleh, karena proses evaluasi internal di masing-masing bank masih berlangsung.
Sembari menunggu keputusan tersebut, manajemen TRIO mengaku bahwa pihaknya terus menjaga komunikasi dengan para kreditur, serta mengupayakan penguatan arus kas melalui peningkatan penjualan, efisiensi biaya dan optimalisasi pengelolaan likuiditas.
Pada 2026, TRIO menargetkan pembayaran cicilan pokok utang kepada kreditur perbankan senilai Rp30 miliar. Hingga Mei 2026, perseroan sudah merealisasikan pembayaran pokok utang sebesar Rp14,46 miliar. Manajemen menegaskan, pembayaran utang akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan operasional maupun keberlangsungan usaha perseroan.
Di tengah beban utang yang besar, TRIO juga mengakui keterbatasan modal kerja menjadi kendala utama dalam menjalankan transformasi bisnis. Perseroan masih mencatatkan kerugian dan belum menunjukkan pertumbuhan pendapatan secara signifikan sejak penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham TRIO di BEI. Saat ini saham perseroan berada di level 426 dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp11 triliun. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
