Trust pada Dolar AS Luntur, Emas Tembus Rekor Baru USD4.800/Ons

emas
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi yang baru hingga menembus level USD4.800 per ons, lantaran didorong peningkatan ketidakpastian geopolitik global dan merosotnya kepercayaan investor terhadap dolar AS.

Berdasarkan laporan Reuters, ketegangan antara AS dan Eropa, menyusul ambisi Presiden AS, Donald Trump untuk menguasai Greenland, sehingga memperkuat arus dana ke emas sebagai aset safe-haven. Harga emas spot meningkat 1,2 persen ke USD4.821,26 per ons pada pukul 02.26 GMT (09.26 WIB), setelah sempat menyentuh rekor intraday di USD4.843,67. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari 2026 menguat 1 persen ke USD4.813,50 per ons.

Menurut Analis Capital.com, Kyle Rodda, lonjakan harga emas mencerminkan lunturnya kepercayaan terhadap Amerika Serikat, yang dipicu ancaman tarif terhadap Eropa dan eskalasi tekanan politik terkait Greenland. Kombinasi faktor ini meningkatkan kekhawatiran geopolitik dan mendorong investor mencari perlindungan di luar aset berbasis dolar AS.

Tekanan di pasar keuangan terlihat meluas, bukan cuma menimpa pasar saham, tetapi juga dolar AS, obligasi pemerintah AS  hingga yen Jepang. Di tengah pelemahan serentak berbagai kelas aset tersebut, emas muncul sebagai aset safe-haven utama yang paling diminati investor global.

Meski demikian, reli emas juga memunculkan risiko koreksi. Survei terbaru Bank of America menunjukkan, sebesar 45 persen manajer investasi menilai bahwa emas sudah berada di level overvalued dan menjadi “crowded trade” terbesar di pasar global, dengan tingkat sentimen yang menyamai rekor tertinggi terakhir pada Mei 2025. Kondisi ini mengisyaratkan adanya potensi aksi profit taking jika sentimen pasar mulai berbalik. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top