MDKA Targetkan Pengeboran Baru di Wetar dan Perpanjang Umur Tambang Tujuh Bukit

mdka2
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menargetkan pengeboran baru di Tambang Tembaga Wetar, Maluku Barat Daya dan sekaligus melanjutkan program eksplorasi untuk mendukung perpanjangan umur tambang di Proyek Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan resmi MDKA yang dikutip Minggu (12/7), pada Kuartal II-2026 perseroan sudah memulai survei geofisika di Wetar sebagai dasar penetapan lokasi pengeboran berikutnya, sedangkan di Tujuh Bukit sebagian besar belanja eksplorasi difokuskan pada pengeboran untuk memperkuat basis sumber daya tambang.

Untuk di Wetar, manajemen MDKA mengungkapkan bahwa perseroan telah menetapkan area prospek untuk pelaksanaan survei geofisika Induced Polarisation (IP). Hingga akhir Juni 2026, pihaknya sudah menyelesaikan persiapan lintasan survei sepanjang 8,9 kilometer dari total target 72 kilometer. Program ini menjadi tahapan awal untuk mengidentifikasi dan menetapkan target pengeboran prioritas.

Lebih lanjut manajemen MDKA menyatakan, program eksplorasi di Wetar akan dilanjutkan melalui survei geofisika IP untuk mengonfirmasi anomali bawah permukaan secara lebih rinci. Hasil survei ini selanjutnya akan digunakan untuk menentukan target-target pengeboran prioritas.

Selain mengembangkan prospek di Wetar, MDKA juga memusatkan sebagian besar aktivitas eksplorasi di Proyek Tujuh Bukit, dengan mengalokasikan dana Rp48,95 miliar untuk pengeboran definisi sumber daya untuk mendukung umur tambang (life of mine resource definition drilling) dan kegiatan eksplorasi regional.

Sepanjang Kuartal II-2026, sebanyak tujuh unit Diamond Drill (DD) menyelesaikan 35 lubang bor dengan total kedalaman 7.509,8 meter, sedangkan enam lubang lainnya masih dalam proses pengeboran dengan total kedalaman 1.469,1 meter. MDKA juga melakukan survei geofisika Induced Polarisation di Salakan Timur dan Lompongan sepanjang 14.000 meter, serta survei ground magnetic di Candrian, Lompongan, Gua Macan dan Salakan dengan total lintasan 68.800 meter.

Manajemen MDKA menyampaikan, perseroan berencana melanjutkan pengeboran di Tujuh Bukit menggunakan lima rig DD untuk pengeboran definisi sumber daya dan dua rig DD bawah tanah untuk mendukung studi metalurgi. Secara keseluruhan, MDKA mengeluarkan dana eksplorasi Rp49,49 miliar pada Kuartal II-2026.

Kegiatan tersebut mencakup tiga wilayah eksplorasi, yakni Tujuh Bukit di Jawa Timur, proyek eksplorasi Damai Suksesindo (DSI) di Jawa Timur dan Tambang Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya. Fokus eksplorasi masing-masing wilayah meliputi sumber daya tembaga-emas dan emas-perak di Tujuh Bukit, tembaga, emas dan perak di DSI, serta tembaga di Wetar. (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top