
RollingStock.ID – Aksi jual bersih (net foreign sell) investor asing masih membayangi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 14 Juli 2026. Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap mampu mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03 persen ke level 6.039.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan nilai jual bersih di pasar reguler sebesar Rp885,58 miliar dan di pasar negosiasi tercatat net foreign buy Rp54,98 miliar, sehingga net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp830,60 miliar.
Namun demikian, kemarin IHSG masih bisa bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03 persen ke level 6.039. Pada pembukaan perdagangan kemarin, IHSG menguat 0,33 persen ke level 6.057, bahkan sempat menyentuh level 6.095 atau setara dengan kenaikan 0,96 persen. Sepanjang perdagangan, IHSG lebih dominan bermain di teritori positif pada rentang 6.002-6.095.
Di tengah aksi jual bersih secara keseluruhan, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. TLKM menjadi saham dengan net buy terbesar senilai Rp63 miliar, diikuti TPIA sebesar Rp62 miliar, TINS Rp50,9 miliar, BREN Rp48,6 miliar, ANTM Rp39,8 miliar dan GOTO senilai Rp8,4 miliar.
Sebaliknya, tekanan jual asing masih terkonsentrasi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. BBRI mencatat net sell sebesar Rp362,1 miliar, disusul BMRI Rp247,9 miliar dan BBCA Rp193,4 miliar. Selain itu, investor asing juga melakukan net sell pada ASII sebesar Rp86,4 miliar, AMMN Rp62,7 miliar dan BRPT senilai Rp59,8 miliar. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
