BACH ARB 14,78%, Terkunci di Level 865 Usai Reli Hampir 96% dari Harga IPO

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mengalami auto-rejection bawah (ARB) atau melemah 14,78 persen ke level 865, padahal saat pembukaan perdagangan hari ini (4/8) tercatat menguat 1,48 persen ke posisi 1.030 dari level penutupan kemarin di angka 1.015.

Tekanan jual muncul setelah BACH menyentuh level tertinggi hari ini di posisi 1.080, sehingga harga saham langsung ambles ke batas ARB di awal sesi pagi. Hingga pukul 9.50 WIB, saham emiten rental genset ini tertahan di level 865 akibat sistem JATS Bursa Efek Indonesia (BEI) menolak setiap antrean jual.

Nilai transaksi BACH tercatat sebesar Rp149,6 miliar, volume transaksi sebanyak 151,6 juta saham dan frekuensi transaksi sebanyak 17,15 ribu kali. Dengan posisi saham tertahan di level 865, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) ikut menurun menjadi Rp3,53 triliun.

Meski mengalami ARB pada perdagangan hari ini, kinerja saham BACH sejak penawaran umum perdana saham (IPO) masih mencatatkan kenaikan signifikan. Perseroan resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada 8 Juli 2026 dengan harga penawaran Rp442 per saham.

Dengan posisi saham saat ini di level 865, maka BACH masih membukukan kenaikan harga saham sebesar 95,7 persen dibandingkan harga IPO. Saham BACH menjadi perhatian investor tidak hanya karena kinerjanya sejak IPO, tetapi juga menyusul perubahan pengendali yang terjadi kurang dari sepekan setelah pencatatan perdana saham di BEI.

Seperti diketahui, PT Global Telekomunikasi Prima resmi menjadi pemegang saham pengendali (PSP) baru BACH setelah melaksanakan perjanjian opsi atas 1.042.227.300 saham pada 14 Juli 2026. Sebelumnya manajemen BACH menyampaikan, transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp442 per saham atau sama dengan harga IPO.

Melalui transaksi tersebut, kepemilikan Global Telekomunikasi Prima meningkat dari 25,48 persen menjadi 51 persen atau setara 2.083.059.300 saham, sedangkan kepemilikan PT Bach Multi Sukses Investama berkurang dari 52,28 persen menjadi 26,77 persen atau sebanyak 1.093.268.700 saham. Perubahan struktur kepemilikan ini bertepatan dengan transaksi negosiasi BACH di BEI. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top