Asing Lanjut Lego BBCA dan TLKM, Pasar Reguler Catat Net Foreign Sell Rp1,47 Triliun

RollingStock.ID – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) Rp1,47 triliun di pasar reguler pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/10) di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,12 persen ke level 5.387, dengan BBCA dan TLKM menjadi dua saham yang paling banyak dijual asing.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, nilai pembelian investor asing di pasar reguler sebesar Rp4,67 triliun, sedangkan penjualan yang dilakukan asing mencapai Rp6,14 triliun. Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini terjadi net foreign sell di pasar reguler senilai Rp1,47 triliun.
BMRI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar reguler, yakni mencapai Rp152,3 miliar. Selanjutnya, DMAS mencatat nilai pembelian bersih investor asing sebesar Rp52,4 miliar dan AMMN senilai Rp51,2 miliar. Sebaliknya, BBCA menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp621,4 miliar, diikuti TLKM sebesar Rp332,2 miliar dan BBRI senilai Rp257,9 miliar.
Untuk perdagangan di pasar negosiasi, investor asing mencatatkan nilai pembelian sebesar Rp271 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp282,8 miliar. Alhasil, sepanjang perdagangan hari ini investor asing membukukan net foreign sell di pasar negosiasi senilai Rp11,8 miliar.
MNCN menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp3,7 miliar, disusul NSSS sebesar Rp2,1 miliar dan SMMA senilai Rp1 miliar. Sementara itu, net foreign sell terbesar di pasar nego dialami AMRT yang mencapai Rp11,7 miliar, kemudian diikuti BBCA sebesar Rp3,1 miliar dan ICBP senilai Rp3 miliar.
Pada perdagangan di seluruh pasar (all market), asing membukukan pembelian Rp4,94 triliun dan penjualan mencapai Rp6,43 triliun, sehingga terjadi net foreign sell Rp1,49 triliun. Tiga saham dengan net foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah BMRI mencapai Rp152,3 miliar, DMAS Rp52,4 miliar dan AMMN Rp51,2 miliar. Sedangkan net foreign sell terbesar terjadi pada BBCA mencapai Rp624,6 miliar, TLKM Rp332,2 miliar dan BBRI senilai Rp257,9 miliar. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary