21 Agustus 2026

Asing Net Buy Rp482,7 Miliar di Pasar Reguler, Saham Prajogo Pengestu Jadi Target Beli

Patung “Banteng Wulung” di halaman BEI – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp482,7 miliar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (12/8), dengan nilai foreign buy mencapai Rp4,81 triliun dan foreign sell Rp4,32 triliun. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,69 persen ke level 6.373.

Berdasarkan data BEI, untuk perdagangan di pasar reguler, tiga saham dengan nilai pembelian asing (foreign buy) terbesar adalah CUAN mencapai Rp383,4 miliar, BREN sebesar Rp296,7 miliar dan PTRO senilai Rp243,8 miliar.

Selain tiga saham perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu tersebut, sejumlah saham miliknya juga menjadi sasaran pembelian asing, di antaranya adalah TPIA mencapai Rp260 miliar, BRPT sebesar Rp211 miliar dan CDIA senilai Rp31,4 miliar.

Sementara itu, tiga saham dengan nilai penjualan asing (foreign sell) terbesar di pasar reguler adalah BMRI mencapai Rp424,8 miliar, TLKM sebesar Rp249,4 miliar dan MEDC senilai Rp40,3 miliar.

Untuk perdagangan di seluruh pasar (All Trade), investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp725,3 miliar. Angka berasal dari nilai foreign buy mencapai Rp5,35 triliun, sedangkan foreign sell sebesar Rp4,63 triliun.

Tiga saham dengan nilai foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah BBCA mencapai Rp793 miliar, CUAN sebesar Rp383,4 miliar dan BBRI senilai Rp321,4 miliar. Selain itu, nilai foreign buy juga tercatat pada BREN mencapai Rp296,7 miliar, TPIA sebesar Rp260,5 miliar, PTRO Rp243,8 miliar, BRPT Rp211 miliar dan CDIA senilai Rp31,4 miliar.

Adapun tiga saham dengan nilai foreign sell terbesar untuk di seluruh pasar BEI adalah BMRI mencapai Rp427,6 miliar, TLKM sebesar Rp250,1 miliar dan UNTR senilai Rp98,6 miliar.

Sementara itu, untuk perdagangan di pasar negosiasi, investor asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp242,6 miliar. Lantaran nilai foreign buy mencapai Rp546,3 miliar, sedangkan foreign sell sebesar Rp303,7 miliar.

Tiga saham dengan nilai foreign buy terbesar di pasar nego adalah BBCA mencapai Rp415,3 miliar, MGLV Rp70,1 miliar dan SMGR Rp5,4 miliar. Pada saham BBCA, nilai foreign sell tercatat Rp235,2 miliar, sehingga saham bank ini membukukan net foreign buy sebesar Rp180,1 miliar di pasar nego.

Sementara itu, tiga saham dengan nilai foreign sell terbesar di pasar negosiasi adalah AKRA yang mencapai Rp5,5 miliar, BUVA sebesar Rp4,9 miliar dan CMRY senilai Rp4,5 miliar. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *