
RollingStock.ID – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales (pra-penjualan) sebesar Rp1,94 triliun pada Semester I-2026 atau melonjak 66 persen dibandingkan Semester I-2025 yang senilai Rp1,165 triliun. Realisasi ini setara dengan 45 persen dari target marketing sales 2026 yang mencapai Rp4,3 triliun.
Berdasarkan laporan Agung Sedayu Group dan Salim Group yang diedarkan Kamis (30/7), pencapaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan kuat pada segmen residensial di tengah kondisi bisnis yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik global, suku bunga domestik yang lebih tinggi dan sikap pembelian yang lebih selektif di sektor properti.
Kontributor terbesar marketing sales berasal dari segmen residensial yang menyumbang 59 persen terhadap total marketing sales. Penjualan segmen ini melonjak 192 persen menjadi Rp1,133 triliun dari Rp388 miliar pada Semester I-2025 dan telah mencapai 45 persen dari target tahunan yang sebesar Rp2,54 triliun.
Sementara itu, marketing sales commercial land plots di 1H26 tercatat meningkat 20 persen menjadi Rp542 miliar dari Rp451 miliar pada 1H25 atau sudah mencapai 56 persen dari target tahunan mencapai Rp975 miliar, didukung berlanjutnya pengembangan kawasan CBD PIK2, termasuk pembangunan Gedung Bank Mandiri dan mulai beroperasinya Gedung BNI.

Sebaliknya, marketing sales produk komersial selama enam bulan pertama tahun ini mengalami penurunan 20 persen menjadi Rp261 miliar dari Rp326 miliar pada periode yang sama di 2025, akibat permintaan yang lebih lemah dan baru memenuhi 33 persen dari target tahunan yang mencapai Rp788 miliar.
Secara kuartalan, marketing sales PANI pada Kuartal II-2026 tercatat sebesar Rp949 miliar alias melompat 58 persen dibandingkan dengan Kuartal II-2025 senilai Rp602 miliar. Namun, realisasi ini tercatat menurun 4 persen dibandingkan Kuartal I-2026 yang sebesar Rp987 miliar. Penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya terutama disebabkan marketing sales commercial land plots yang melorot 72 persen (y-o-y) menjadi Rp118 miliar.
Kendati demikian, PANI tetap mempertahankan target marketing sales 2026 sebesar Rp4,3 triliun (Rp4,305 triliun) dan optimistis kinerja Semester II-2026 akan didukung peningkatan operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), pembukaan bertahap Jalan Tol Kataraja dan berlanjutnya pengembangan kawasan PIK2 sebagai destinasi bisnis dan gaya hidup terpadu. PANI juga mencatatkan pertumbuhan marketing sales dengan CAGR sebesar 20 persen di periode 2021-2025. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
