Indeks Sektor Konsumer Non-primer Pimpin Penguatan, IHSG Ikut Menguat di Sesi I

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor konsumer nonprimer (IDXNONCYC) menjadi salah satu motor penguatan market pada penutupan perdagangan Kamis (30/7) di Sesi I, seiring mayoritas indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berakhir di zona hijau.

Mengutip data di IDX, kondisi tersebut turut mendorong IHSG menguat 0,93 persen ke level 6.147. Penguatan IDXNONCYC didukung HMSP sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini mencapai Rp84,9 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 1,39 persen. Penguatan tertinggi di IDXNONCYC terjadi pada WMPP yang mengalami ARA (+9,1%) dan JARR (+8,4%).

Selain IDXNONCYC yang naik 1,64 persen, penguatan juga dibukukan IDXPROPERT sebesar 1,54 persen. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor properti yang mencapai Rp110 triliun, mencatatkan kenaikan harga saham 1,24 persen. Adapun kenaikan paling tinggi di sektor ini adalah LAND (+12,9%) dan MSIE mengalami ARA (+9,6%).

Selanjutnya, indeks sektor konsumer siklikal (IDXCYCLIC) ditutup menguat 1,41 persen, dengan penguatan terbesar pada saham DOSS (+29,9%) dan FAST mencatatkan ARA (+25%). Indeks sektor bahan baku (IDXBASIC) meningkat 1,04 persen, dengan peningkatan tertinggi pada BAJA (+23,6%) dan MOLI (+8,1%).

Penguatan juga dialami indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) sebesar 0,95 persen, dengan kenaikan terbesar pada saham KJEN (+20,6%) dan HATM (+10,7%). Berikutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) naik 0,76 persen, dengan peningkatan paling tinggi terjadi pada BOAT (+10,1%) dan TEBE (+9,7%).

Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,73 persen, dengan kenaikan terbesar pada TIFA yang mengalami ARA (+25%) dan NICK (+21,2%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) meningkat 0,63 persen, dengan kenaikan tertinggi pada KBLV (+8,5%) dan TOTL (+4,2%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) naik 0,1 persen, dengan penguatan terbesar pada AREA (+6,2%) dan LUCK (+4,8%).

Sementara itu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) mengalami koreksi 0,26 persen, dengan penurunan paling tajam pada saham JECX (-1,9%) dan HEAL (-1,9%). SRAJ sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor kesehatan senilai Rp133 triliun, mengalami penurunan harga saham hingga 1,14 persen.

Indeks sektor industri (IDXINDUST) terpantau melemah 0,15 persen, dengan koreksi terdalam pada BLUE (-7,6%) dan KOBX (-5,9%). Pelemahan sektor ini turut dipengaruhi penurunan harga saham ASII sebesar 0,6 persen, emiten ini tercatat sebagai pemilik market cap terbesar di IDXINDUST sebesar Rp199 triliun. (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top