ERAL Perpanjang & Tambah Fasilitas Kredit dari BBCA, Nilai Plafon Rupiah Capai Rp1,03 Triliun

debt

RollingStock.ID – PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) menyepakati perpanjangan dan penambahan sejumlah fasilitas kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai fasilitas berbasis rupiah mencapai Rp1,03 triliun. Selain itu, perseroan juga ada juga fasilitas multivalas berupa Kredit Multi Facility USD10 juta dan SGD3,5 juta, serta Forex Forward Line senilai US$6 juta dan CNY200 juta.

Berdasarkan laporan ERAL kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 19 Mei 2026, anak usaha PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) ini menyampaikan bahwa transaksi tersebut mencakup perpanjangan maupun penambahan fasilitas kredit bagi ERAL dan sejumlah entitas anak yang bertindak sebagai debitur bersama dan bertanggung renteng.

Sejumlah entitas anak yang terlibat dalam fasilitas tersebut antara lain PT Mitra Internasional Indonesia (MII), PT Era Gaya Distribusi (EGD), PT Era Gaya Indonesia (EGI), PT Era Gaya Aktif (EGA), PT Era Aktif Indonesia (EAI), PT Era Aktif Distribusi (EAD) dan PT Era Inovasi Otomotif (EIVO).

Selanjutnya, PT Era Dealer Otomotif (EDO), PT Era Busana Indonesia (EBI), PT Era Gaya Selaras (EGS), PT Era Busana Retailindo (EBR), PT Sinar Era Aktif (SEA), PT Cantik Bersama Era (CBE), serta sejumlah entitas lainnya yang mayoritas dimiliki langsung Perseroan di atas 99 persen.

Fasilitas pertama berupa Fasilitas Kredit Lokal yang diperpanjang dan ditambah dengan plafon Rp245 miliar berbunga 6,75 persen per tahun, yang berlaku hingga 13 Mei 2027. Fasilitas tersebut digunakan oleh ERAL, MII, EGI, EIVO, EAI, EBR, EGA dan SEA.

Perseroan juga meraih tambahan Fasilitas Time Loan senilai Rp450 miliar dengan bunga 6,75 persen per tahun bertenor hingga 13 Mei 2027. Selain itu terdapat Fasilitas Kredit Investasi senilai Rp148 miliar dengan tingkat bunga serupa dan jangka waktu tiga tahun.

Pada sisi lain, ERAL turut memperpanjang dan menambah Kredit Multi Facility dengan plafon USD10 juta, SGD3,5 juta dan Rp190 miliar yang berlaku hingga 13 Mei 2027. Perseroan juga memperoleh Forex Forward Line senilai USD6 juta dan CNY200 juta.

Manajemen ERAL mengungkapkan, fasilitas-fasilitas utang dari BCA tersebut dialokasikan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perseroan maupun entitas anak, sekaligus memperkuat kemampuan transaksi berbasis valas. Transakasi ini tidak memerlukan penilai independen maupun persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top