IDXNONCYC Pimpin Penguatan Indeks Sektoral, IHSG Ditutup Naik 1,56%

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXNONCYC) menjadi pemimpin penguatan indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Kamis (30/7), setelah menguat 2,12 persen. Penguatan ini seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 1,56 persen ke level 6.186.

Mengutip data perdagangan saham di BEI, indeks sektor barang konsumen nonprimer (IDXNONCYC) menguat 2,12 persen. Kenaikan didukung HMSP sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp84,9 triliun yang mengalami peningkatan harga saham sebesar 1,39 persen.

Selain itu, ICBP yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXNONCYC senilai Rp81,9 triliun turut mengalami kenaikan harga saham sebesar 1,08 persen. Adapun kenaikan harga tertinggi pada sektor ini dialami saham NSSS (+11,3%) dan WMPP yang mengalami ARA (+9,1%).

Pada posisi berikutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau menguat 1,87 persen, lantaran ditopang DSSA sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp161 triliun, yang mengalami kenaikan harga saham sebesar 1,82 persen. Adapun kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada BULL (+14,1%) dan BOAT (+11,6%).

Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) juga ditutup menguat 1,87 persen, didukung PANI sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp113 triliun yang mengalami kenaikan harga saham sebesar 3,32 persen. Lalu anak usaha PANI, yakni CBDK dengan market cap Rp21 triliun mengalami lonjakan harga saham hingga 8,8 persen. Kenaikan tertinggi pada LAND (+10%) dan MSIE yang mengalami ARA (+9,6%).

Selanjutnya, indeks sektor barang konsumen primer (IDXCYCLIC) ditutup penguat 1,81 persen. Penguatan ditopang oleh VKTR sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp31,5 triliun yang mencatatkan kenaikan 1,41 persen. Adapun MAPI sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua (Rp25,8 triliun), harga sahamnya melonjak 6,12 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada ESTI yang mengalami ARA (+34,6%) dan MDIA yang juga mencatatkan ARA (34,6%).

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 1,54 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham PADA (15,6%) dan BACH (+15%). Berikutnya indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terpantau menguat 1,47 persen, dengan peningkatan terbesar pada KJEN (+22,2%) dan HATM (+12,6%).

Sementara itu, indeks sektor bahan baku (IDXBASIC) ditutup naik 1,43 persen, dengan peningkatan harga paling tinggi pada BAJA (+20,4%) dan SRSN (+8,2%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) juga menguat 1,43 persen, dengan kenaikan paling besar pada TIFA yang mengalami ARA (+25%) dan NICK (+21,7%).

Adapun indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) naik 1,24 persen, dengan peningkatan paling besar pada SRAJ (+5,5%) dan HALO (+4,4%). Lalu indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) menguat 1,11 persen, dengan kenaikan tertinggi pada KBLV (+10,2%) dan DATA (+6,2%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) ditutup naik 0,29 persen, dengan peningkatan terbesar pada AREA (+7,7%) dan PGJO (+5,3%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top