
RollingStock.ID – Net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) berlanjut pada perdagangan kemarin (15/7) mencapai Rp160,43 miliar, namun IHSG masih bisa ditutup menguat 0,04 persen ke level 6.041 meski investor asing terpantau banyak melepas saham berkapitalisasi besar (big caps).
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net foreign sell di pasar reguler mencapai Rp160,43 miliar, sedangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi masih membukukan net foreign buy senilai Rp7,41 miliar. Dengan demikian, untuk seluruh pasar tercatat net foreign sell sebesar Rp153,02 miliar di perdagangan kemarin.
Khusus di pasar reguler BEI, selama lima Hari Bursa terakhir sudah terjadi net sell asing senilai Rp2,61 triliun, sedangkan dalam sebulan aksi jual bersih yang dilakukan investor asing sebesar Rp13,48 triliun. Sementara itu untuk sepanjang tahun berjalan di 2026 (year-to-date), net foreign sell tercatat mencapai Rp91,89 triliun.
Walaupun secara keseluruhan mencatatkan aksi jual bersih, namun investor asing tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham. Saham yang masih menjadi incaran asing adalah BMRI dengan nilai net buy Rp184,1 miliar, lalu ANTM mencapai Rp131,9 miliar, BBRI sebesar Rp79,3 miliar, TPIA Rp72,4 miliar dan RANS senilai Rp55,6 miliar.
Pada sisi lain, tekanan jual investor asing terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. TLKM menjadi saham dengan net foreign sell terbesar senilai Rp112,8 miliar, diikuti BRMS sebesar Rp93,2 miliar, ASII sebesar Rp71,7 miliar, BBCA Rp61,2 miliar, ENRG Rp48 miliar dan BUMI senilai Rp43,1 miliar.
Di tengah aksi jual bersih investor asing tersebut, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau dengan level penutupan di posisi 6.041 atau menguat tipis 0,04 persen. Sepanjang perdagangan kemarin, indeks bergerak pada kisaran 6.007-6.081, setelah dibuka di level 6.068 alias menguat 0,48 persen.
Aktivitas perdagangan berlangsung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,69 triliun, volume transaksi sebanyak 28,7 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 2.077.403 kali. Sebanyak 334 saham tercatat menguat, sedangkan 267 saham melemah dan ada 195 saham yang tidak mengalami perubahan harga. Adapun nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI sebesar Rp10.574,9 triliun.
Dari sisi kinerja indeks, IHSG menguat 0,04 persen secara harian di perdagangan kemarin dan tercatat menguat 2,87 persen dalam lima Hari Bursa terakhir. Namun selama sebulan terakhir mengalami penurunan 2,87 persen dan secara year-to-date di 2026 sudah melorot 30,13 persen. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
