Indeks Sektor Barang Baku Melonjak 2,34%, IHSG Ikut Terkerek 0,69% di Sesi I

Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Sejumlah indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (5/8) Sesi I, sejalan pula dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meningkat 0,69 persen ke level 6.363. Penguatan dipimpin indeks sektor barang baku (IDXBASIC) yang melonjak 2,34 persen.

Berdasarkan data di aplikasi IPOT, penguatan IDXBASIC ditopang kenaikan sejumlah berkapitalisasi pasar (market cap) besar, seperti AMMN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp320 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 3,27 persen ke level 4.420.

Selain AMMN, saham TPIA yang memiliki market cap terbesar kedua di IDX BASIC senilai Rp180 triliun, harga sahamnya terpantau menguat 0,97 persen ke level 2.090. Adapun saham yang mengalami kenaikan tertinggi di sektor ini adalah TALF (+22,8%) dan BAJA (+14,5%).

Setelah IDXBASIC, menyusul indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang menguat 1,95, dengan kenaikan tertinggi pada saham KLBF (+9,5%) dan OMED (+2,8%). Diikuti indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) meningkat 1,85 persen, dengan kenaikan harga tertinggi pada EMDE (+29,2%) dan CBPE (+23,9%).

Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) terpantau melompat 1,8 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham DCII (+5,8%) dan DIVA (+3,8%). Indeks sektor barang konsumsi nonprimer (IDXNONCYC) menguat 1,28 persen, dengan kenaikan terbesar pada ADES yang mengalami ARA (+10%) dan BTEK yang juga mencatatkan ARA (+10%).

Adapun sektor energi (IDXENERGY) meningkat 1,15 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham TOBA (+11,7%) dan SOCI (+7%). Berikutnya indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menguat 0,97 persen, dengan kenaikan tertinggi pada TRUK yang mengalami ARA (+25%) dan MIRA (+8,7%).

Penguatan juga terjadi pada sektor industri (IDXINDUST) yang meningkat 0,44 persen, dengan kenaikan tertinggi pada ICON (+19,5%) dan MHKI (+5,1%). Indeks sektor barang konsumsi primer (IDXCYCLIC) menguat tipis 0,15 persen, dengan kenaikan tertinggi pada SLIS (+30,2%) dan MAPB yang mengalami ARA +(10%).

Sementara itu, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) relatif stagan atau menurun 0,03 poin, dengan pelemahan terdalam pada saham BDKR (-2,9%) dan MORA (-2,8%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) melemah 0,05 persen, lantaran BBCA sebagai pemilik market cap terbesar di BEI senilai Rp787 triliun, sahamnya merosot 0,77 persen ke level 6.450. Adapun saham yang menurun paling tajam adalah HDFA (-6,2%) dan BPII (-3,1%). (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top