Investor Publik Bakal Berebut Dividen BBRI Rp14,79 Triliun, Rekam Batas Cum Date!

bbri
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI/BBRI) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berencana membagikan dividen final tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp209 per saham atau setara dengan Rp31,47 triliun.

Penetapan dividen final tersebut setelah RUPS Tahunan BBRI menyetujui total dividen untuk Tahun Buku 2025 mencapai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham. Total dividen ini setara dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 91,96 persen dari laba bersih BRI di sepanjang 2025 sebesar Rp56,65 triliun.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya BBRI telah membagikan dividen interim Tahun Buku 2025 kepada para pemegang saham sebesar Rp20,63 triliun atau senilai Rp137 per saham. Dividen ini sudah ditransfer ke masing-masing rekening para pemegang saham pada 15 Januari 2026.

Dengan penetapan dividen final senilai Rp209 per saham, maka BBRI harus mengalokasikan dana dividen kepada pemegang saham publik sebesar Rp14,79 triliun. Sementara itu, PT Danantara Asset Management selaku pengendali BBRI akan meraup dividen final mencapai Rp16,68 triliun.

Adapun jajaran direksi maupun komisaris BRI akan mendapatkan dividen final sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing di BBRI. Seperti diketahui, hingga saat ini bank BUMN ini memiliki saham treasuri sebanyak 984.073.900 lembar. RUPS Tahunan BBRI untuk Tahun Buku 2025 digelar di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

Berdasarkan keterangan resmi BBRI yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (13/4), akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 April 2026 alias cum date. Sementara itu, awal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 21 April 2026.

Adapun cum dividen di pasar tunai pada 22 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar tunai pada 23 April 2026. Pemegang saham yang berhak atas dividen adalah investor yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) BBRI pada 22 April 2026 dan pembayaran akan dilakukan pada 8 Mei 2026.

Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini (13/4), saham BBRI berada di level 3.370 atau melemah 0,59 persen dibandingkan penutupan Jumat (10/4). Jika mengacu pada posisi saham BRI tersebut, maka yield untuk dividen final yang diterima pemegang saham sebesar 6,2 persen. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top