
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT United Tractors Tbk (UNTR) hanya membukukan laba bersih senilai Rp14,81 triliun atau anjlok 24,2 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp19,53 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan UNTR untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (27/2), anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini mencatatkan pendapatan bersih Rp131,3 triliun atau menurun 2,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 mencapai Rp134,43 triliun.
Di tengah penurunan revenue tersebut, beban pokok pendapatan UNTR di 2025 justru meningkat 1 persen (year-on-year) menjadi Rp101,6 triliun, sehingga laba bruto menjadi Rp29,7 triliun melorot 12,2 persen dibandingkan dengan Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp33,83 triliun.
Untuk periode Januari-Desember 2025, United Tractors cuma membukukan laba sebelum pajak penghasilan senilai Rp20,18 triliun atau terpersok 22,1 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di periode yang sama 2024 sebesar Rp25,9 triliun.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp5,01 triliun, maka laba tahun berjalan UNTR menjadi Rp15,18 triliun atau tersungkur 24,6 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp14,81 triliun atau anjlok 24,2 persen (y-o-y).
Jumlah ekuitas emiten alat berat ini per 31 Desember 2025 tercatat Rp103,14 triliun atau meningkat 5,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp98,18 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas membengkak 4,5 persen (y-o-y) menjadi Rp74,5 triliun, yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp53,21 triliun.
Per 31 Desember 2025, total aset UNTR tercatat Rp177,64 triliun atau mengalami kenaikan 4,8 persen (y-o-y) menjadi Rp177,64 triliun, dengan jumlah kas dan setara kas Rp26,57 triliun atau bertumbuh 5,9 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp25,09 triliun. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
