
RollingStock.ID – Selama tiga bulan pertama tahun ini, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membukukan laba bersih Rp193,29 miliar atau merosot 11,3 persen dibandingkan capaian di Kuartal I-2025 sebesar Rp217,88 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan RALS untuk periode yang berakhir 31 Maret 2026, emiten di bawah kendali PT Ramayana Makmursentosa ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp985,16 miliar atau melorot 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2025 mencapai Rp1,15 triliun.
Di tengah penurunan omzet tersebut, beban pokok penjualan tercatat membengkak 19,4 persen (year-on-year) menjadi Rp463,56 miliar, sehingga laba bruto di Kuartal I-2026 menjadi Rp521,6 miliar atau menurun 8,6 persen dibandingkan Kuartal I-2025 sebesar Rp570,81 miliar.
Pada periode Januari-Maret 2026, laba usaha emiten milik investor individu Lo Kheng Hong ini hanya senilai Rp217,1 miliar atau lebih rendah 9,9 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp235,38 miliar atau terperosok 11,4 persen dibandingkan periode Januari-Maret 2025 sebesar Rp265,63 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di kuartal pertama tahun ini sebesar Rp42,08 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dicatatkan Ramayana merosot 11,3 persen (y-o-y) menjadi Rp193,29 miliar.
Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas RALS per 31 Maret 2026 tercatat Rp3,77 triliun atau bertumbuh 8 persen dibandingkan per 31 Desember 2025 senilai Rp3,49 triliun. Hingga akhir Kuartal I-2026, total liabilitas mencapai Rp1,77 triliun alias membengkak 38,4 persen (year-to-date), yang didominasi kewajiban jangka pendek sebesar Rp1,31 triliun.
Per 31 Maret 2026, total aset perseroan mencapai Rp5,54 triliun atau mengalami kenaikan 16,1 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp2,19 triliun atau melonjak 49,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2025 yang senilai Rp1,47 triliun. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
