Sektor Infrastruktur Jadi Penekan Terbesar Bagi Pergerakan IHSG di Sesi I

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Pergerakan indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (27/7) menunjukkan mayoritas sektor masih berada di zona negative. Indeks sektor transportasi dan logistik mencatatkan penguatan terbesar di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,36 persen ke level 6.173.

Berdasarkan data perdagangan saham Sesi I, sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) memimpin penguatan sektoral setelah melonjak 0,75 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham TNCA (+16%) dan HELI (+14,4%). Saham GIAA sebagai pemilik market cap terbesar di sektor ini (Rp21,9 triliun) tercatat menguat 1,89 persen.

Setelah IDXTRANS, posisi berikutnya ditempati sektor perindustrian (IDXINDUST) yang menguat 0,71 persen, dengan kenaikan tertinggi pada LION (+8,2%) dan CTTH (+5,7%). Indeks sektor barang konsumsi siklikal (IDXCYCLIC) melompat 0,28 persen, dengan peningkatan harga saham tertinggi pada ZONE yang mengalami ARA (+124,8%) dan ECII (+15,2%).

Sementara itu, sektor teknologi (IDXTECHNO) hanya mencatat kenaikan tipis 0,06 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada saham DMMX yang mengalami ARA (+35%) dan TFAS (+26,4%). Pada sisi lain, sektor keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi terbatas 0,04 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada BTPN (-4,9%) dan BPFI (-3,8%).

Indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau melemah 0,31 persen, dengan koreksi paling tajam terjadi pada saham TCPI (-5%) dan ENRG (-4,5%), sektor barang konsumsi non-primer (IDXNONCYC) merosot 0,35 persen, dengan penurunan terdalam terjadi pada OILS (-8,8%) dan COCO (-7,5%).

Tekanan juga membayangi sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) yang terpantau melorot 0,4 persen, dengan penurunan harga saham paling tajam terjadi pada HBAT (-7%) dan OMRE (-6,2%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) terperosok 0,62 persen, dengan koreksi terdalam pada IFSH (-7,5%) dan FPNI (-3,7%).

Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) juga berada di zona merah setelah turun 0,68 persen, dengan penurunan terdalam pada saham DGNS (-3,3%) dan HEAL (-2,4%). Koreksi paling tajam terjadi pada indkes sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang anjlok 1,34 persen, dengan pelemahan terdalam pada ARKO (-6,1%) dan IPCC (-5,4%).

Secara keseluruhan, dominasi pelemahan pada sektor infrastruktur, kesehatan, barang baku, properti, barang konsumsi non-primer, energi dan keuangan membuat sentimen pasar cenderung negatif pada perdagangan Sesi I. Kondisi ini sejalan dengan pelemahan IHSG sebesar 0,36 persen ke level 6.173,94 pada penutupan Sesi I perdagangan hari ini. (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top