
RollingStock.ID – PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) berencana membagikan dividen tunai final untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp94,5 miliar atau setara Rp35 per saham, sehingga investor publik kembali mendapatkan alokasi dana mencapai Rp33,06 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi SPTO yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (4/6), emiten di bawah kendali PT Multifortuna Asindo dan PT Suryaparamitra Abadi ini akan menebar dividen final sebesar Rp35 per saham, setelah pada 12 Desember 2025 membayar dividen interim yang juga senilai Rp35 per saham.
Rencana pembagian dividen final tersebut mengacu pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SPTO yang menyetujui total dividen dari keuntungan kinerja di sepanjang 2025 senilai Rp70 per saham atau setara dengan Rp189 miliar.
Dengan penetapan dividen final Rp35 per saham tersebut, maka investor publik atau pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5 persen akan mendapatkan alokasi Rp33,06 miliar, termasuk di antaranya lembaga investasi Dunross & Co SA Sicav SIF (4,79%) dan Pangolin Investment Management Pte Ltd-Pangolin Asia Fund (4,24%).
Sementara itu, Multifortuna Asindo dan Suryaparamitra Abadi sebagai pengendali SPTO akan mendapatkan jatah masing-masing sebesar Rp28,35 miliar, sedangkan BBH Luxembourg S/A Fidelity FD Sicav-FID sebagai pemegang 5,01 persen saham SPTO kebagian Rp4,7 miliar.
Patut dicatat, cum dividen final di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Juni 2026 (cum date), sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 11 Juni 2026. Adapun cum dividen di pasar tunai pada 12 Juni 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 15 Juni 2026.
Dividen akan dibagikan kepada para investor yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) SPTO pada 12 Juni 2026 (recording date). Rencananya, dividen final akan ditransfer ke rekening masing-masing pemegang saham pada 24 Juni 2026. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
