IDXTECHNO Anjlok Saat GOTO Lanjut ARB, ASII dan UNTR Topang Kenaikan IDXINDUST di Sesi I

bei8
Ilustrasi – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) menjadi indeks sektoral dengan penurunan paling dalam pada penutupan Sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/9), saat saham GOTO kembali tersungkur ke batas auto-rejection bawah (ARB). Sementara itu, penguatan ASII dan UNTR mampu menopang kenaikan indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) yang menjadi penguat paling tinggi di antara indeks sektoral.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, IDXTECHNO tercatat anjlok 2,02 persen, terutama dipengaruhi GOTO sebagai konstituen dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) Rp36,4 triliun yang harga sahamnya anjlok 13,51 persen ke level 32. Penurunan ini membuat GOTO kembali tersungkur ke batas ARB dalam tiga hari beruntun.

Sementara itu, DCII sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXTECHNO senilai Rp471 triliun, harga sahamnya tetap stagnan di 198.000. Adapun EMTK yang merupakan konstituen indeks sektor teknologi dengan market cap Rp24,5 triliun, harga sahamnya melemah 0,5 persen ke level 400. Saham-saham yang terkoreksi paling dalam di sektor ini juga tercatat nama GOTO dan diikuti KREN (-5,9%).

Setelah IDXTECHNO, indeks sektor siklikal (IDXCYCLIC) terpantau melorot 1,2 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham FORU yang mengalami ARB (-14,5%) dan KPIG (-8,3%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terperosok 0,44 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada DADA yang kembali mengalami ARB (-13,51%) dan SAGE (-6,1%).

Kemudian, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi tipis 0,02 persen, terutama dipengaruhi pelemahan harga saham BBCA sebesar 0,81 persen ke level 6.100. Saat ini BBCA merupakan emiten pemilik market cap terbesar di sektor keuangan maupun BEI senilai Rp744 triliun. Adapun saham di IDXFINANCE yang melemah terdalam adalah saham milik MNC Group, yakni BABP (-8,1%) dan BCAP (-8,1%).

Pada sisi lain, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terpantau menguat 0,18 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada saham SAFE yang mengalami ARA (+25%) dan SAPX (+17,3%). Kemudian, indeks sektor energi (IDXENERGY) meningkat 0,19 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada SEMA (+20,4%) dan TEBE (+16,7%).

Selanjutnya, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menguat 0,5 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham MIKA (+3%) dan PEHA (+2,1%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) mengalami kenaikan 0,74 persen, dengan peningkatan harga saham terbesar terjadi pada KBLV (+8,1%) dan LINK (+7,3%).

Berikutnya, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melejit 0,91 persen, dengan penguatan paling besar terjadi pada saham YPAS (+17,6%) dan SMLE (+11,5%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) mencatatkan kenaikan 1,06 persen, dengan peningkatan harga paling tajam terjadi pada saham STRK (+20,9%) dan DEWI (+14,3%).

Adapun indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menjadi indeks sektoral dengan penguatan paling tinggi, yakni mencapai 1,63 persen. Penguatan sektor ini antara lain ditopang pergerakan oleh saham ASII dan UNTR. ASII sebagai emiten dengan market cap terbesar di indeks sektor perindustrian senilai Rp190 triliun, harga sahamnya menguat 0,21 persen ke level 4.710.

Lalu, UNTR sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXINDUST senilai Rp97,9 triliun, harga sahamnya tercatat melonjak 4,27 persen ke level 26.250. Saham-saham di sektor ini yang mengalami kenaikan harga paling tajam adalah CCSI yang mencatatkan ARA (+24,5%) dan ASGR (+12,6%).

Dengan demikian, dari 11 indeks sektoral di BEI, terdapat empat indeks berada di zona merah, sedangkan tujuh indeks lainnya menguat pada penutupan Sesi I perdagangan BEI Rabu (30/9). Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,15 persen ke level 6.130. (*)

Pe nulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

1 thought on “IDXTECHNO Anjlok Saat GOTO Lanjut ARB, ASII dan UNTR Topang Kenaikan IDXINDUST di Sesi I”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *