Indeks Transportasi Melonjak 3,33%, IDXTECHNO dan IDXENERGY Ikut Melejit Saat IHSG Naik 1,26%

RollingStock.ID – Indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada penutupan Sesi I perdagangan Selasa (6/10), seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melejit 1,26 persen ke level 6.196. Kenaikan indeks sektoral terbesar terjadi pada indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS).
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, IDXTRANS tercatat melonjak 3,33 persen saat penutupan Sesi I perdagangan hari ini. GIAA sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp20,7 triliun, harga sahamnya melonjak 8,51 persen ke level 51 atau mengalami auto-rejection atas (ARA).
Sementara itu, TMAS sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXTRANS senilai Rp7,47 triliun, harga sahamnya terpantau menguat 2,34 persen ke level 131. Saham-saham di sektor ini yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah KLAS (+9,5%) dan MPXL (+8,9%).
Berikutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) melambung 2,59 persen. DCII sebagai emiten dengan merket cap terbesar di sektor ini senilai Rp476 triliun, harga sahamnya meningkat 2,67 persen ke level 199.800. Lalu, MLPT sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua senilai Rp45 triliun, harga sahamnya menguat 2,13 persen ke 960.
Adapun GOTO sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga IDXTECHNO senilai Rp35,3 triliun, harga sahamnya tercatat melejit 6,9 persen ke level 31. Dua saham di sektor ini yang mencatatkan peningkatan harga terbesar, yakni IOTF (+8,5%) dan WGSH (+6,9%).
Selanjutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) melompat 2,34 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp430 triliun, harga sahamnya menanjak 5,51 persen ke 12.925. Lalu, DSSA sebagai emiten dengan market cap kedua senilai Rp222 triliun, mengalami kenaikan 0,87 persen ke 1.155. Saham-saham di sektor ini yang meningkat paling tajam adalah IATA (+20,2%) dan GTBO yang mencatatkan ARA (+9,8%).
Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) melejit 1,69 persen, dengan kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada IKAI (+10,5%) dan BNBR (+5,5%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) meningkat 1,16 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham HADE (+12%) dan NRCA (+5,5%).
Kemudian, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) terpantau menguat 1,06 persen, dengan peningkatan harga saham paling besar terjadi pada CSMI (+18,9%) dan POLU (+15,1%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) mengalami kenaikan 0,87 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham IFSH yang mencatatkan ARA (+24,5%) dan ALKA juga ARA (+19,7%).
Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) menguat 0,84 persen, dengan kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada TRUE (+28,3%) dan CSIS (+25%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 0,71 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada saham BTEK (+18,2%) dan AGAR (+11,1%).
Lalu, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terpantau menguat 0,64 persen pada penutupan Sesi I, dengan kenaikan harga saham paling tinggi terjadi pada saham ASMI (+32%) dan BEKS (+16,7%). Kemudian, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat menguat terbatas 0,5 persen, dengan peningkatan harga saham terbesar terjadi pada RSGK (+20,5%) dan OBAT (+16,2%). (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
1 thought on “Indeks Transportasi Melonjak 3,33%, IDXTECHNO dan IDXENERGY Ikut Melejit Saat IHSG Naik 1,26%”