IDXBASIC Pimpin Penguatan Sektoral, AMMN Melejit 1,91% Saat IHSG Naik ke 6.317

Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Sejumlah indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada perdagangan Rabu (23/9) Sesi I, sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 0,64 persen ke level 6.317. Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 1,91 persen.

Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, penguatan IDXBASIC mencapai 1,91 persen antara lain ditopang oleh AMMN yang menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp348 triliun. Harga saham AMMN tercatat melejit 1,91 persen ke level 4.800.

Selain AMMN, TPIA sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXBASIC senilai Rp157 triliun, harga sahamnya terpantau menguat 0,55 persen ke level 1.820. Saham-saham di indeks sektor barang baku yang mencatatkan kenaikan paling tajam adalah SMLE (+17,4) dan ASPR (+11,9%).

Berikutnya, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) melompat 1,4 persen. VKTR sebagai emiten pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp35,4 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 5,19 persen ke 810. AUTO dengan market cap Rp16,4 triliun juga mencatatkan penguatan harga saham 1,49 persen ke 3.410. Dua saham di sektor ini yang mengalami kenaikan tertinggi, yakni FORU (+34,1%) dan ZATA (+28,1%).

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 1,39 persen, terutama didukung ASII sebagai emiten dengan market cap di sektor ini Rp194 triliun, yang harga sahamnya naik 0,42 persen ke 4.800. Ditambah lagi IMPC yang memiliki market cap Rp86,2 triliun mencatatkan penguatan harga saham 1,29 persen ke 1.570. Adapun saham mengalami peningkatan harga terbesar di IDXINDUST adalah SINI yang melanjutkan reli (+12%) dan HOPE (+7,6%).

Selanjutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) terpantau menguat 0,99 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp397 triliun, harga sahamnya naik 0,63 persen ke 11.925. Sementara itu, DSSA yang memiliki market cap terbesar kedua di indeks energi senilai Rp195 triliun, harga sahamnya melonjak 3,57 persen ke 1.015. Saham-saham di sektor ini yang mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni INDY (+10%) dan ARII (+6,3%).

Berikutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) juga menguat 0,99 persen pada Sesi I perdagangan hari ini, dengan peningkatan harga saham yang paling tajam terjadi pada SAPX (+10,6%) dan TRUK mencatatkan ARA (+9,9%). Kemudian, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) bertumbuh 0,64 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham BAPI yang mengalami ARA (+9,5%) dan RELF (+7,7%).

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,63 persen, dengan peningkatan harga saham paling tinggi terjadi pada UNSP yang mencatatkan ARA (+24,3%) dan DEWI (+10,3%). Lalu, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) terpantau menguat 0,27 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham ISAT (+11,7%) dan PBSA (+8,2%).

Kemudian, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) tercatat mengalami kenaikan 0,26 persen, dengan peningkatan harga saham paling besar terjadi pada MPIX (+5,9%) dan DIVA (+4,4%). Berikutnya, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,19 persen, dengan kenaikan harga paling tajam terjadi pada saham YULE (+8,6%) dan LIFE (+8,2%).

Adapun indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) bergerak relatif mendatar yang mencatatkan perubahan secara persentase sebesar 0,00 persen. KLBF sebagai konstituen indeks sektor kesehatan dengan kapitalisasi pasar Rp35,3 triliun, mengalami kenaikan harga saham sebesar 0,67 persen ke level 755.

Selain KLBF, SILO sebagai anggota IDXHEALTH yang memiliki kapitalisasi pasar Rp27,1 triliun, harga sahamnya terpantau meningkat 0,48 persen ke level 2.090. Saham-saham di indeks sektor kesehatan yang membukukan kenaikan harga saham paling tinggi adalah DKHH (+2,9%) dan PRDA (+2,1%). (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *