Investor Domestik Serap Net Foreign Sell Rp3,4 Triliun di Saat BBCA dan BBRI Terbanyak Dilego Asing

RollingStock.ID – Investor domestik secara agregat mengimbangi aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) senilai Rp3,397 triliun di pasar reguler pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11,57 persen ke level 5.185.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, nilai pembelian investor asing di pasar reguler sebesar Rp9,18 triliun, sedangkan penjualan yang dilakukan asing mencapai Rp12,57 triliun. Dengan demikian, sepanjang perdagangan Jumat terjadi net foreign sell di pasar reguler senilai Rp3,4 triliun.
GOTO menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar reguler, yakni mencapai Rp288,3 miliar. Selanjutnya, INDF mencatat nilai pembelian bersih investor asing sebesar Rp75,6 miliar dan EMAS senilai Rp58,6 miliar. Sebaliknya, BBCA menjadi saham dengan net foreign sell terbesar Rp2,33 triliun, diikuti BBRI sebesar Rp1,15 triliun dan BMRI senilai Rp868 miliar.
Untuk perdagangan di pasar negosiasi, investor asing mencatatkan nilai pembelian mencapai Rp4,9 triliun, sedangkan penjualan sebesar Rp4,85 triliun. Sehingga, sepanjang perdagangan di akhir pekan lalu investor asing membukukan net foreign buy di pasar negosiasi senilai Rp53,7 miliar.
NICL menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp47,8 miliar, disusul NSSS sebesar Rp8 miliar dan YULE senilai Rp2,4 miliar. Sementara itu, net foreign sell terbesar di pasar nego dialami BCAP yang mencapai Rp2,7 miliar, kemudian diikuti UNTR sebesar Rp2,2 miliar dan BRMS senilai Rp547,5 juta.
Pada perdagangan di seluruh pasar, asing membukukan pembelian Rp14,08 triliun dan penjualan mencapai Rp17,43 triliun, sehingga terjadi net foreign sell Rp3,35 triliun. Tiga saham dengan net foreign buy terbesar di seluruh pasar adalah GOTO mencapai Rp288,3 miliar, INDF Rp75,6 miliar dan EMAS Rp58,6 miliar. Sedangkan net foreign sell terbesar terjadi pada BBCA mencapai Rp2,33 triliun, BBRI Rp1,15 triliun dan BMRI senilai Rp868 miliar. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary