IDXPROPERT Turun Terdalam 1,67%, IDXBASIC Naik 1,38% di Saat IHSG Melemah ke 6.501

Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Indeks sektor properti (IDXPROPERT) menjadi indeks sektoral dengan pelemahan paling dalam pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/8), yakni sebesar 1,67 persen. Sementara itu, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menguat 1,38 persen di saat IHSG ditutup terkoreksi 0,37 persen ke level 6.501.

Berdasarkan data perdagangan BEI, tekanan IDXPROPERT terutama tercermin dari saham MPRO sebagai pemilik kapitalisasi pasar terbesar (market cap) di indeks ini senilai Rp119 triliun. Harga saham MPRO terpantau anjlok hingga 8,6 persen ke level 12.000.

Sementara itu, PANI sebagai konstituen pemilik market cap terbesar kedua di IDXPROPERT senilai Rp109 triliun, harga sahamnya terkoreksi 1,2 persen ke level 6.025. Adapun dua saham yang mencatatkan penurunan paling dalam di sektor properti, juga terjadi pada MPRO (-8,6%) dan diikuti KBAG (-8,3%).

Setelah IDXPROPERT, indeks sektor Kesehatan (IDXHEALTH) tercatat menurun 1,59 persen, dengan pelemahan paling tajam terjadi pada saham SRAJ (-5,3%) dan SILO (-3,9%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terkoreksi 0,91 persen, dengan penurunan terbesar pada SDMU (-8,3%) dan WBSA (-4,2%).

Berikutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,77 persen, dengan pelemahan terdalam terjadi pada saham MLPT (-2,9%) dan EMTK (-2,8%). Indeks sektor barang baku siklikal (IDXCYCLIC) merosot 0,68 persen, dengan penurunan terbesar pada MDIA yang mengalami ARB (-10%) dan MEJA juga mencatatkan ARB (-9,9%).

Kemudian, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) terkoreksi 0,5 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada saham BPFI (-6,2%) dan FUJI (-6%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) terkoreksi 0,3 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham PBSA (-6,9%) dan EXCL (-4,9%).

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) melemah 0,13 persen, dengan koreksi terdalam pada WMPP yang mengalami ARB (-9,1%) dan BTEK yang juga mencatatkan ARB (-9,1%). Kedua saham ini sedang berada di Papan Pemantaun Khusus.

Selanjutnya, Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menurun 0,05 persen, dengan pelemahan terbesar pada saham ICON (-9,6%) dan IKAI (-5%). Berikutnya diikuti indeks sektor energi (IDXENERGY) terkoreksi tipis 0,04 persen, dengan penurunan terdalam pada TAMU (-7,4%) dan SHIP (-4,3%).

Pada sisi lain, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi satu-satunya indeks sektoral dari 11 sektor yang tercatat menguat pada penutupan perdagangan harin ini, yaitu meningkat 1,38 persen. Penguatan ini ditopang AMMN sebagai emiten pemilik market cap terbesar di IDXBASIC senilai Rp326 triliun, yang harga sahamnya naik 0,45 persen ke level 4.500.

Selain itu, EMAS yang merupakan konstituen IDXBASIC dengan merket cap Rp128 triliun, harga sahamnya melonjak hingga 10,44 persen ke level 8.725. Adapun dua saham di sektor ini yang mencatatkan peningkatan paling besar adalah PICO yang mencatatkan ARA (+34,3%) dan EKAD yang juga mengalami ARA (+24,5%). (*)

Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *