IDXHEALTH Jadi Indeks Sektoral Paling Tertekan di Sesi I Saat IHSG Turun 0,69%

RollingStock.ID – Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks sektoral dengan pelemahan paling dalam pada penutupan sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/8), dengan koreksi sebesar 2,13 persen. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 0,69 persen ke level 6.480.
Berdasarkan data perdagangan di BEI, tekanan pada IDXHEALTH tercermin dari pergerakan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar di sektor tersebut. Terutama, SRAJ sebagai pemilik market cap terbesar di sektor ini senilai Rp160 triliun, harga sahamnya anjlok 6,9 persen ke level 13.125.
Kemudian disusul KLBF yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXHEALTH senilai Rp37,4 triliun, terpantau mengalami penurunan harga saham sebesar 1,2 persen ke level 800. Adapun dua saham dengan pelemahan paling dalam juga dicatatkan oleh SRAJ (-6,9%) dan SILO (-4,3%).
Setelah IDXHEALTH, pelemahan terdalam berikutnya terjadi pada indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang menurun 1,4 persen, dengan koreksi terbesar pada SDMU (-6,2%) dan WBSA (-4,9%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) melemah 0,9 persen, dengan penurunan terdalam pada FUJI (-6,6%) dan BPFI (-6,2%).
Berikutnya adalah indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terkoreksi 0,84 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada saham MPRO (-4,6%) dan KBAG (4,2%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) menurun 0,59 persen, dengan koreksi terdalam pada MDIA yang mengalami ARB (-10%) dan (-9,9%).
Selanjutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,35 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham MLPT (-2,5%) dan UVCR (-2,1%). Indeks sektor energi (IDXENERGY) menurun 0,32 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada TAMU (-7,4%) dan BESS (-4,2%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terkoreksi 0,29 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham WMPP (-9,1%) dan EURO (-7,2%). Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) juga berada di zona merah atau melemah tipis 0,09 persen, dengan koreksi terbesar pada EXCL (-5,3%) dan GMFI (-5%).
Sementara itu, hanya dua indeks sektoral yang mampu menguat hingga penutupan Sesi I di perdagangan hari ini. Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) tercatat mengalami kenaikan 0,15 persen, dengan peningkatan harga saham paling tinggi terjadi pada IKAI (+5%) dan ICON (+3%).
Lalu, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi sektor dengan penguatan tertinggi, yakni 0,71 persen. Penguatan sektor ini antara lain ditopang oleh EMAS sebagai konstituen indeks sektor barang baku dengan market cap Rp124 triliun, yang harga sahamnya menguat 6,96 persen ke level 8.450.
Sementara itu, BRMS dengan market cap sebesar Rp102 triliun, harga sahamnya meningkat 4,32 persen ke level 725. Adapun dua saham di IDXBASIC yang mencatatkan kenaikan harga saham tertinggi adalah CTBN (+7,5%) dan SMLE (+5,1%). (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary